Baek Ji-yeon Memperkenalkan Tiga Kebiasaan untuk Menurunkan Gula Darah dan Menurunkan Berat Badan... Apa Itu?

| masukan:

[Celeb Health] Metode Pengelolaan Gula Darah oleh Penyiar Baek Ji-yeon

Penyiar Baek Ji-yeon telah membangun kebiasaan berolahraga sejak usia 50-an dan masih melakukannya hingga kini. Kebiasaan tidur lebih dari 6 jam sehari dan mengonsumsi kacang-kacangan juga merupakan rahasia kesehatan yang dia miliki. Foto= Saluran YouTube ‘Sekarang Baek Ji-yeon’

Penyiar Baek Ji-yeon (61) telah mengungkapkan metode pengelolaan gula darahnya sendiri.

Baru-baru ini, Baek Ji-yeon membagikan video tentang kehidupannya saat mengunjungi sebuah kafe di Bukchon. Dalam video tersebut, Baek Ji-yeon mengatakan bahwa "mengonsumsi kacang-kacangan dapat memperlambat lonjakan gula darah."

Baek Ji-yeon dikenal luas sebagai seseorang yang sangat menjaga kesehatan. Dia telah membangun kebiasaan berolahraga secara teratur sejak usia 50-an dan masih melakukannya hingga kini. Usahanya untuk tidur lebih dari 6 jam sehari juga merupakan salah satu rahasia kesehatan yang dia ungkapkan. Mari kita lihat lebih dekat metode pengelolaannya.

Kacang-kacangan= Seperti yang disebutkan oleh Baek Ji-yeon, kacang-kacangan dapat membantu dalam pengelolaan gula darah. Kacang-kacangan kaya akan asam lemak tak jenuh dan vitamin E. Lemak tak jenuh yang dikenal baik untuk tubuh dapat membersihkan pembuluh darah. Menurut American Heart Association, lemak tak jenuh dapat memperbaiki kadar trigliserida dan kolesterol jahat dalam darah.

Dengan mengonsumsi kacang-kacangan sebelum makan, dapat memperlambat penyerapan karbohidrat. Mengonsumsi segenggam kacang-kacangan saat perut kosong di pagi hari atau saat merasa lapar di sore hari dapat memberikan rasa kenyang yang cukup. Ini membantu mengontrol berat badan dengan mencegah ngemil yang tidak perlu dan makan berlebihan di malam hari. Kacang-kacangan seperti kenari dan almond tidak mengiritasi selaput lambung, sehingga baik untuk dimakan saat perut kosong. Namun, karena tinggi lemak, mengonsumsinya secara berlebihan dapat menyebabkan penambahan berat badan atau diare.

Olahraga= Olahraga yang konsisten dapat mengurangi lemak tubuh dan berat badan serta meningkatkan massa otot. Terutama bagi orang dewasa, kebiasaan berolahraga secara teratur sangat penting. Baik pria maupun wanita, massa otot mulai berkurang setelah usia 30 tahun. Selama 10 tahun berikutnya, massa otot dapat berkurang 3-5%, sehingga jika tidak melakukan olahraga yang tepat, kecepatan kehilangan otot akan meningkat.

Kekurangan otot dapat menyebabkan kelelahan yang mudah dan membuat tulang menjadi lemah. Otot mendukung kerangka dan sendi. Kekurangan otot juga meningkatkan risiko diabetes. Gula disimpan dalam bentuk glikogen di otot. Semakin banyak massa otot, semakin mudah gula darah dapat dikendalikan.

Tidur yang Cukup= Seperti Baek Ji-yeon, penting untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup untuk meningkatkan kesehatan secara keseluruhan dan juga bermanfaat untuk pengelolaan gula darah. Kurang tidur atau kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang tajam. Sebaliknya, gula darah yang tinggi dapat menurunkan kualitas tidur dan menciptakan siklus buruk.

Kurang tidur dapat menurunkan fungsi sel imun, membuat tubuh lebih rentan terhadap infeksi. Aktivasi berlebihan dari sistem saraf simpatik dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung, meningkatkan risiko hipertensi dan penyakit jantung. Ini juga dapat mempengaruhi hippocampus yang mengatur memori dan pembelajaran, sehingga mengurangi konsentrasi dan kemampuan pemecahan masalah.

Jika kurang tidur berlanjut, akan sulit untuk mengontrol emosi dan tingkat kelelahan mental akan meningkat. Menurut tim peneliti dari Universitas South Florida, mereka yang tidur kurang dari 6 jam selama 8 hari berturut-turut merasakan emosi seperti kemarahan, ketegangan, kesepian, dan kejengkelan. Penting untuk menciptakan lingkungan yang memungkinkan tidur selama 7-9 jam sehari.

×