
Seulgi, anggota Red Velvet yang comeback setelah sekitar 2 tahun, memperlihatkan menu yang ia siapkan sendiri untuk diet.
Seulgi baru-baru ini merekam dan membagikan proses persiapannya sejak satu bulan sebelum comeback melalui kanal YouTube pribadinya, 'Hi Seulgi'.
Menu yang dipilih Seulgi untuk membentuk tubuh adalah ssambap kubis-tuna. Seulgi mengatakan, "Setiap kali diet, aku makan yang disebut 'menu kucing jalanan', yaitu tuna, gim, dan nasi dimakan bersama. Tapi belakangan aku sedikit merapikan menu ini," sambil memperkenalkan resepnya.
Ia menjelaskan akan lebih praktis jika membuat bumbu ssam tuna dalam jumlah banyak sekaligus, lalu mengambilnya setiap kali makan. Ia kemudian membuat bumbu ssam tuna. Pertama, campurkan 2 kaleng tuna yang sudah ditiriskan minyaknya dengan 1 sendok gochujang, 2 sendok doenjang, 1 sendok oligosakarida, dan 1 sendok minyak wijen. Setelah itu, masukkan cabai Cheongyang yang diiris tipis dan aduk rata hingga selesai.
Setelahnya, letakkan nasi dan bumbu ssam tuna di atas kubis rebus, lalu bungkus dan makan. Seulgi mengatakan, "Tidak istimewa, tapi benar-benar enak." Ia juga menekankan efek kenyang dengan berkata, "Karena dibungkus sebagai ssam, jadi kenyang." Ia menambahkan, "Sebelum syuting video musik, aku makan bergantian antara gimbap tuna dan ssam kubis-tuna, dan memang cepat turun 2 kg."

Protein tuna + kubis… cocok untuk menekan kalori sambil tetap kenyang
Ssambap kubis-tuna merupakan kombinasi yang baik untuk dijadikan menu pengelolaan berat badan. Tuna kaya protein sehingga membantu meningkatkan rasa kenyang. Bahkan, dalam studi yang menganalisis sejumlah uji acak terkontrol, terlihat kecenderungan bahwa setelah asupan protein rasa lapar menurun dan rasa kenyang meningkat. Kubis rendah kalori namun volumenya besar sehingga menguntungkan untuk mengatur porsi makan. Dalam riset Pennsylvania State University di Amerika Serikat, ketika salad dengan densitas energi rendah dikonsumsi sebelum makan, total asupan kalori per sekali makan turun sekitar 7~12%.
Namun, sebaiknya jumlah bumbu ssam dan nasi tetap dikendalikan. Bumbu ssam mengandung gochujang dan doenjang sehingga kadar natriumnya bisa meningkat. Hindari juga makan tuna terlalu sering. Terutama bila sedang merencanakan kehamilan atau sedang hamil maupun menyusui, perlu memeriksa kandungan merkuri sesuai jenis tuna.
Selain itu, kubis mengandung senyawa "goitrogen". Senyawa ini mengganggu kerja yodium di dalam tubuh. Orang dengan fungsi tiroid yang menurun tidak boleh terlalu banyak makan kubis mentah. Namun, jika kubis dicelup sebentar (blansir), kandungan senyawa ini berkurang sehingga jauh lebih aman.
Tidak perlu terpaku pada tuna… tambah jelai dan kacang-kacangan untuk jadi menu diet lain
Dengan mengubah beberapa hal saja, ssambap kubis-tuna bisa dimanfaatkan sebagai beragam menu pengelolaan berat badan. Cara paling mudah adalah mengganti sebagian nasi putih dengan nasi jelai. Tim peneliti dari Otsuma Women’s University di Jepang membandingkan nasi putih dengan nasi campuran jelai yang kaya beta-glukan pada 21 perempuan sehat. Pada hari mereka makan nasi jelai, rasa lapar sebelum makan siang lebih rendah dan rasa kenyang lebih tinggi. Setelah itu, asupan kalori saat makan siang dan akumulasi asupan kalori harian juga lebih rendah dibanding saat makan nasi putih. Karena itu, jika dibuat menjadi "kubis + bumbu ssam tuna + nasi campuran jelai", keunggulan menu asli tetap terjaga sekaligus menambah asupan serat pangan.
Ada juga cara mengganti sebagian tuna dengan kacang-kacangan atau tahu. Misalnya, kurangi jumlah tuna lalu campurkan tahu yang dihancurkan atau kacang arab untuk membuat bumbu ssam. Kacang-kacangan memiliki keunggulan karena bisa memberikan protein dan serat pangan sekaligus. Dalam uji acak yang membandingkan menu berbahan kacang-kacangan dan kacang polong dengan menu yang berfokus pada daging, menu kacang-kacangan menunjukkan hasil yang lebih menguntungkan dalam meningkatkan rasa kenyang setelah makan. Ini juga menjadi cara agar tidak perlu mengulang makan tuna setiap hari.
Mengubahnya menjadi bentuk gimbap juga baik. Alih-alih menaruh nasi tebal di atas gim, tentukan porsinya lalu ratakan tipis, kemudian isi dengan irisan kubis dan bumbu ssam tuna dalam jumlah cukup banyak. Dibanding gimbap tuna biasa yang banyak mengandung mayones, cara ini lebih mudah mengurangi lemak.