Kim Hee-ae, Rahasia Menjaga Berat Badan 49kg dengan ‘Olahraga Ini’ di Empat Musim... Apakah Bisa Menghilangkan Lemak Usia?

| masukan:

[Celeb Health] Cara Perawatan Kim Hee-ae di Usia Paruh Baya

Kim Hee-ae menjaga tubuh dan kebugaran yang kencang tanpa lemak berkat perawatan yang konsisten. Foto=Allure Korea, Kim Hee-ae SNS

Aktris Kim Hee-ae (58) terus berolahraga bahkan di musim dingin. 

Kim Hee-ae pada tanggal 28 lalu mengunggah di media sosialnya (SNS) bahwa "Setelah berlari 7km di pantai, saya merasa energinya terisi kembali! Selesai dengan sempurna dengan sandwich". 

Dalam foto yang dipublikasikan, Kim Hee-ae berpose dengan lengan terbuka di latar belakang laut dan langit musim dingin Jeju. Dengan mengenakan pakaian lari ringan dan untuk melindungi dari angin laut dan silau, Kim Hee-ae mengenakan sarung tangan, topi, dan kacamata hitam, menunjukkan tubuhnya yang kencang tanpa lemak. Setelah itu, Kim Hee-ae menikmati makan siang dengan sandwich sehat, tomat ceri, dan zaitun. 

Kim Hee-ae memiliki tinggi 164cm dan berat badan 49kg. Berat dan bentuk tubuhnya yang hampir tidak berubah sejak usia 20-an berkat perawatan yang konsisten. Kim Hee-ae yang tinggal bolak-balik antara Seoul dan Jeju, tahun lalu sangat terlibat dalam lari dan sering membagikan foto-foto sebagai bukti. Mari kita lihat kembali manfaat lari yang bisa dinikmati sepanjang tahun, dari musim semi, panas, gugur, hingga dingin. 

Manfaat Diet dari Lari

Lari, sebagai salah satu olahraga kardiovaskular yang paling umum, adalah cara diet yang efektif untuk membakar kalori dan mengurangi lemak tubuh, dan jika dilakukan secara konsisten, perubahan berat badan akan terlihat setelah 3-4 minggu. Dengan lari intensitas sedang selama 20-30 menit 3-4 kali seminggu, perbaikan pernapasan dapat diamati setelah 2 minggu, dan penurunan berat badan setelah 4 minggu, dan efeknya akan maksimal jika diimbangi dengan diet. Pembakaran kalori per jam cukup besar, dengan orang dewasa seberat 70kg dapat membakar sekitar 700kcal dengan lari, lebih tinggi dibandingkan dengan berenang (360-500kcal) atau tenis (360-480kcal). 

Terutama bagi orang dewasa seperti Kim Hee-ae, lari berkontribusi pada peningkatan fungsi jantung dan paru-paru serta peningkatan metabolisme basal, sehingga membantu menjaga berat badan yang stabil. Peningkatan fungsi jantung dan paru-paru membuat jantung dan paru-paru lebih kuat, sehingga darah mengalir dengan baik dan pernapasan menjadi lebih mudah, membuat kita tidak cepat lelah meskipun berlari lama. Peningkatan metabolisme basal membantu tubuh membakar lemak lebih baik bahkan saat istirahat, sehingga berat badan tetap terjaga. Lari memberikan efek ini sehingga kita dapat mempertahankan tubuh yang ramping lebih lama.

Ketika berlari, lemak tubuh dan karbohidrat terbakar, sehingga efektif untuk mengontrol berat badan dan mengelola gula darah. Otot-otot bagian bawah seperti paha dan bokong juga berkembang. Dengan berlari secara konsisten, kadar kolesterol dan trigliserida dalam darah dapat diperbaiki, sehingga pembuluh darah menjadi lebih bersih. Ini juga baik untuk kesehatan mental. Saat berlari, hormon bahagia endorfin dilepaskan, dan pikiran rumit serta kekhawatiran secara otomatis terlupakan. Ini meningkatkan konsentrasi, mengurangi perasaan depresi, dan membantu tidur yang lebih dalam. 

Lari membantu penurunan berat badan dan perkembangan otot bagian bawah. Foto=Clipart Korea

Manfaat Lari 7km

Lari 7km selama 30-50 menit membakar 400-500kcal, yang optimal untuk mengurangi lemak tubuh, serta memperkuat daya tahan jantung dan paru-paru serta otot-otot bagian bawah seperti otot paha depan dan bokong. Jarak ini memberikan efek ‘runner's high’ di mana kondisi sulit saat berlari berubah menjadi perasaan menyenangkan, memberikan rasa energi yang terisi, berkontribusi pada perpanjangan umur, dan meningkatkan daya tahan yang mengurangi risiko cedera. Dengan berlari secara konsisten seperti Kim Hee-ae yang berlari 7km di pantai, sangat ideal untuk mempertahankan tubuh yang kencang tanpa lemak. Terutama, lari di alam membantu menghilangkan stres dan baik untuk kesehatan mental.

Latihan Kekuatan Setelah Usia 50

Bagi pelari di atas 50 tahun, penting untuk mencegah kehilangan otot dan cedera dengan mengombinasikan lari dan latihan kekuatan. Disarankan untuk melakukan squat, lunges, plank, dan deadlift (dengan beban ringan 2-3 kali seminggu, 15-20 repetisi). Ini efektif untuk stabilitas inti dan perbaikan postur. Dengan melakukan leg curl dan shoulder press, keseimbangan antara tubuh bagian atas dan bawah dapat ditingkatkan, sehingga efisiensi lari meningkat. Leg curl adalah latihan mesin yang dilakukan dengan berbaring dan menekuk kaki, memperkuat otot di belakang paha (hamstring) untuk melindungi lutut dan bokong saat berlari. Shoulder press adalah gerakan yang dilakukan dengan duduk dan mendorong dumbbell atau alat ke atas, melatih otot bahu dan tubuh bagian atas untuk menstabilkan postur saat berlari. 

×