Makan Kubis di Pagi Hari dan Bawang di Malam Hari... Apakah Ada Perubahan pada Gula Darah dan Berat Badan?

| masukan:

Efek Sinergi Kubis + Bawang... Baik untuk Pengelolaan Gula Darah dan Pembuluh Darah

Salad kubis dalam mangkuk
Vitamin U dalam kubis melindungi dinding lambung dari asam dan zat iritan. Senyawa sulforaphane menghambat pembentukan bekuan darah. Foto=Getty Images Bank

Banyak orang yang makan kubis setelah meminum segelas air hangat segera setelah bangun tidur. Ini baik untuk selaput lendir lambung yang sensitif saat tidur. Salah satu keuntungan lain dari kubis adalah membantu mengelola gula darah. Kandungan seratnya yang tinggi memperlambat pencernaan karbohidrat. Mari kita coba makan bawang di malam hari. Ini juga baik untuk pengaturan gula darah dan membantu mengurangi kolesterol 'jahat' ketika disajikan dengan masakan daging. Mari kita pelajari kembali manfaat kubis dan bawang.

Kubis Melindungi Selaput Lambung... Mengapa Menaikkan Gula Darah Secara Perlahan?

Kubis yang dikenal baik untuk selaput lendir lambung berperan dalam membantu menaikkan gula darah secara perlahan. Glukosinolat dalam kubis ketika masuk ke dalam tubuh terurai menjadi senyawa sulforaphane yang berkontribusi pada pengaturan gula darah. Informasi ini terdapat dalam jurnal ilmiah internasional (Diabetes Obesity and Metabolism). Sebagian besar sayuran memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga berfungsi menaikkan gula darah secara bertahap. Kubis, ditambah dengan sulforaphane, menjadi lebih efektif. Sayuran cruciferous lainnya seperti brokoli dan kale juga membantu dalam pengaturan gula darah.

Menghambat Pembekuan Darah, Membantu Mengurangi Fatty Liver... Lebih Baik Dimakan Mentah karena Rentan Terhadap Panas

Senyawa sulforaphane dalam kubis yang baik untuk pengelolaan gula darah menghambat pembentukan bekuan darah di dalam pembuluh darah (arteri). Ini berkontribusi pada pencegahan infark miokard dan stroke (pendarahan otak dan infark otak) akibat penyumbatan pembuluh darah. Ini juga membantu dalam pengobatan fatty liver yang disebabkan oleh penumpukan lemak di hati. Kubis rentan terhadap panas, jadi lebih baik dimakan mentah daripada dimasak sepenuhnya. Jika dibuat jus, seratnya bisa berkurang, jadi lebih efisien memakannya dalam potongan kecil di pagi hari saat perut kosong. Jika dimasak, sebaiknya hanya ditumis atau direbus sebentar.

Pagi Hari Kubis, Malam Hari Bawang... Efek Sinergi untuk Kesehatan Gula Darah dan Pembuluh Darah

Bawang dapat memberikan efek sinergi dengan kubis dalam pengelolaan pembuluh darah dan gula darah. Jika seseorang yang menyukai daging banyak mengonsumsi bawang, ini dapat menghambat penurunan kesehatan pembuluh darah. Bawang membantu mengurangi trigliserida-kolesterol yang banyak terdapat dalam lemak daging, sehingga mendukung kesehatan pembuluh darah. Bawang juga berperan dalam menaikkan gula darah secara perlahan. Kandungan kromium membantu karbohidrat yang terurai menjadi gula (glukosa) menyebar ke dalam sel-sel seperti otot. Ini membantu gula darah tidak terlalu banyak masuk ke dalam aliran darah, sehingga membantu menaikkan gula darah secara perlahan. Saat makan daging atau nasi, pastikan untuk menyajikan bawang agar mendapatkan rasa dan manfaat kesehatan sekaligus.

Kubis + Bawang, Membantu Mengurangi Kelelahan... Menggunakan Bawang Sebagai Pengganti Gula untuk Pengelolaan Gula Darah

Kubis juga berfungsi mengaktifkan vitamin B yang mengurangi rasa lelah. Bawang membantu penyerapan vitamin B1 yang hilang saat mengonsumsi alkohol. Kandungan glutathione yang membantu pemecahan lemak juga bermanfaat untuk mengatasi mabuk. Manfaat lain dari bawang adalah saat dipanaskan, rasa pedasnya berkurang dan rasa manis muncul. Ini dapat digunakan sebagai pengganti gula yang buruk untuk pengelolaan gula darah. Saat ini, banyak sekali hidangan sampingan dan sup yang ditambahkan gula. Kita perlu mengurangi konsumsi gula tidak hanya untuk pengelolaan gula darah tetapi juga untuk mencegah obesitas. Bawang bisa menjadi alternatif yang cukup baik.

×