“Berapa gelas kopi es sehari?”…4 kebiasaan tak terduga yang memicu dehidrasi pada musim panas

| masukan:

[Health Snack] Kebiasaan tak terduga yang memicu dehidrasi pada musim panas

Jika sepanjang hari Anda berulang kali hanya minum kopi, bukan air, kebutuhan penggantian cairan justru makin besar. Kebiasaan yang baik adalah setiap minum satu cangkir kopi, minum juga sekitar satu gelas air. Foto=dibuat dengan ChatGPT

Banyak orang sulit melepas kopi es di tengah cuaca panas. Sensasinya memang menyegarkan sehingga terasa seperti dahaga teratasi. Namun, bila kopi terus-menerus dijadikan pengganti air, tubuh justru berisiko kekurangan cairan. Pada musim panas, pilihan minuman dan kebiasaan harian sangat menentukan upaya pencegahan dehidrasi.

Hanya minum kopi es sebagai pengganti air…dahaga reda, tetapi cairan tetap kurang

Kopi tetap menyumbang cairan. Namun, pada sebagian orang, asupan kafein yang tinggi dapat meningkatkan volume urine. Terutama jika sepanjang hari Anda berulang kali hanya minum kopi sebagai pengganti air, penggantian cairan bisa tidak memadai sehingga risiko dehidrasi meningkat. Dampaknya dapat lebih besar saat gelombang panas ketika tubuh banyak berkeringat.

Jika Anda minum satu cangkir kopi, biasakan minum juga sekitar satu gelas air. Orang dewasa perlu memenuhi total asupan cairan harian dengan cukup, dan minum air sedikit demi sedikit sebelum merasa haus untuk membantu mencegah dehidrasi.

Minum air hanya saat haus…bisa jadi dehidrasi sudah mulai

Rasa haus merupakan sinyal yang muncul setelah cairan tubuh berkurang. Khususnya pada kelompok lanjut usia, kemampuan merasakan haus dapat menurun sehingga tidak sedikit orang yang tidak menyadari dehidrasi meski kondisinya sudah berlangsung.

Jika banyak beraktivitas di luar ruangan atau berada di lingkungan panas, sebaiknya minum air sedikit demi sedikit setiap 1–2 jam meski tidak merasa haus. Bila warna urine berubah menjadi kuning tua atau jumlahnya berkurang, itu bisa menjadi tanda tubuh kekurangan cairan.

Berkeringat banyak tetapi berlebihan minum air saja…elektrolit juga perlu diganti

Jika berolahraga lama atau bekerja di luar ruangan pada puncak musim panas, elektrolit seperti natrium dan kalium ikut keluar bersama keringat. Dalam kondisi ini, bila Anda sekaligus minum air dalam jumlah besar, keseimbangan elektrolit dapat terganggu sehingga berpotensi menimbulkan rasa lelah atau kram otot.

Bila Anda melakukan olahraga intensitas tinggi selama lebih dari 1 jam atau banyak berkeringat, sebaiknya lengkapi air dengan penggantian elektrolit yang memadai. Minum minuman isotonik rendah gula dalam jumlah yang sesuai, atau mengonsumsi makanan kaya cairan dan kalium seperti tomat, pisang, mentimun, dan semangka dapat membantu.

Meredakan dahaga dengan alkohol·minuman manis…justru bisa memperparah dehidrasi

Bir atau koktail, minuman bersoda, serta minuman kopi tinggi gula dapat membuat Anda sejenak melupakan rasa haus, tetapi tidak cocok untuk mencegah dehidrasi. Alkohol meningkatkan pengeluaran urine, sementara minuman tinggi gula mudah diminum banyak sekaligus sehingga beban gula darah juga dapat meningkat.

Untuk mengatasi haus, utamakan air, teh barley tanpa gula, atau teh tanpa gula tanpa karbonasi. Batasi kopi es hingga 2–3 gelas per hari, dan bila Anda membiasakan minum air setiap kali minum kopi, kebiasaan itu membantu menjaga keseimbangan cairan selama musim panas.

×