Berat badan naik? Camilan sore biang keladinya… Mentimun-tomat ceri vs kacang-kacangan, pilih yang mana?

| masukan:

Jaga rasa kenyang hingga sebelum makan malam agar tidak makan berlebihan

Tomat ceri mengandung likopen yang membantu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kanker prostat. Foto=Clipart Korea

Menahan godaan untuk makan dan ngemil memang tidak mudah. Ketika porsi makan siang dikurangi demi menjaga berat badan, rasa lapar kerap muncul pada sore hari. Namun, itu bukan alasan untuk memilih camilan seperti biskuit atau roti yang tinggi gula dan karbohidrat. Bagaimana jika beralih ke mentimun atau tomat ceri meski rasanya tidak manis? Bagi pekerja kantoran, keduanya mudah dibeli di minimarket terdekat. Lalu, bagaimana dengan kacang-kacangan seperti walnut? Berikut pilihan camilan yang bisa membantu menurunkan berat badan sekaligus menjaga pola makan.

Lapar sekitar pukul 16.00–17.00 terasa berat... bagaimana mengatasinya?

Mengelola rasa lapar dengan tepat menjadi kunci diet. Ada orang yang sudah mengatur makan dengan baik, tetapi akhirnya gagal karena tidak mampu menahan lapar. Camilan sore menjelang makan malam, pada praktiknya, sering menjadi penentu keberhasilan diet. Karena itu, rasa lapar pada sore hari perlu diatasi dengan tepat agar porsi makan malam bisa ditekan. Lalu, sebaiknya makan apa? Pilih makanan rendah kalori tetapi memberi rasa kenyang yang kuat. Pilihan yang paling aman tetap sayuran kaya serat. Mentimun atau tomat ceri bisa menjadi opsi.

Kalori sangat rendah dan memberi rasa kenyang... mencegah makan malam berlebihan

Makanan tinggi kalori dan tinggi lemak menjadi musuh terbesar diet. Mentimun dan tomat ceri memiliki kalori yang sangat rendah. Meski dimakan banyak, risiko berat badan naik relatif kecil, dan rasa kenyang yang muncul membantu mengurangi porsi makan malam. Kalori mentimun 100 g adalah 13kcal, sedangkan tomat ceri hanya sekitar 16kcal (data Tabel Komposisi Pangan Standar Nasional). Mentimun terdiri dari 96% air sehingga rasa kenyang cepat muncul. Keduanya juga mengandung beragam nutrisi seperti serat pangan dan likopen, sehingga cocok sebagai camilan sore. Keunggulan lain, mentimun dan tomat ceri mudah didapat di minimarket maupun tempat lain.

Makanan tinggi protein... menjaga rasa kenyang hingga sebelum makan malam

Kacang-kacangan juga bisa menjadi pilihan camilan sore. Kandungan proteinnya tinggi sehingga membantu mempertahankan rasa kenyang hingga waktu makan malam dan mencegah makan berlebihan pada malam hari. Keunggulan lainnya, kacang-kacangan membantu mempertahankan massa otot yang cenderung berkurang saat mengatur berat badan. Lemak sehat (asam lemak tak jenuh) juga banyak. Namun, ada hal yang perlu diwaspadai. Sebagian besar kacang-kacangan memiliki kalori yang sangat tinggi. Jika tidak hati-hati dan justru makan camilan sore berlebihan, diet bisa berantakan. Karena itu, porsi perlu dikendalikan. Untuk walnut, sebaiknya makan tidak lebih dari segenggam.

Setelah banyak makan minyak zaitun... mengapa berat badan naik?

Kalori yang dibakar lewat olahraga ternyata tidak sebanyak yang dibayangkan. Namun, berolahraga saat menurunkan berat badan dapat meningkatkan massa otot sehingga efek diet bisa bertahan lebih lama. Meski begitu, pemilihan makanan tetap yang paling penting. Belakangan minyak zaitun banyak dibicarakan. Ada juga yang menyarankan mengonsumsinya saat perut kosong di pagi hari. Minyak zaitun memang bermanfaat bagi kesehatan, tetapi tidak bisa disebut sebagai bahan pangan yang lebih baik untuk penurunan berat badan dibanding minyak lain. Meski mengandung lemak sehat (asam lemak tak jenuh), pada dasarnya tetap minyak. Karena tinggi kalori, jika dikonsumsi banyak bisa membuat berat badan naik. Dalam diet, yang paling penting bukan jenis minyaknya, melainkan mengurangi jumlah yang dikonsumsi.

×