
Park Bom dari grup 2NE1 mengunggah surat panjang pada tanggal 3 yang menjadi kontroversi.
Dalam surat tersebut, Park Bom menyatakan, "Saya tidak sakit dan baik-baik saja. Saya khawatir akan menjadi heboh, tetapi saya merasa tidak nyaman dengan obat yang dikenal sebagai Adderall, yang merupakan obat psikoaktif," dan menambahkan, "Itu bukan narkoba. Saya adalah penderita ADD."
Park Bom pernah terlibat dalam kontroversi terkait penyelundupan narkoba pada tahun 2019. Saat itu, agensinya menyatakan, "Kami membawa Adderall melalui pengiriman internasional dari Amerika. Meskipun itu adalah obat legal yang disetujui oleh FDA Amerika, kami tidak menyadari bahwa itu diklasifikasikan sebagai narkoba menurut hukum domestik dan dilarang untuk diedarkan."
Dia juga menjelaskan, "Park Bom menderita penyakit ADD dan menerima perawatan secara teratur di rumah sakit universitas domestik, serta mendapatkan resep obat legal yang memiliki komponen serupa yang dapat digunakan di dalam negeri."
ADD, 'ADHD Tenang' dengan Penurunan Perhatian Tanpa Perilaku Berlebihan
ADD adalah singkatan dari Attention Deficit Disorder. Ini merujuk pada tipe ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) di mana perilaku berlebihan tidak menonjol. Saat ini, tidak ada diagnosis medis resmi untuk ADD, dan istilah ini digunakan sebagai ungkapan sehari-hari untuk gangguan perkembangan saraf yang ditandai dengan kurangnya perhatian dalam konteks ADHD. Ini juga dikenal sebagai 'ADHD Tenang'. ADHD terjadi pada sekitar 2-5% orang dewasa, di mana ADD dilaporkan menyumbang 30-50% dari kasus tersebut.
Gejala utama ADD meliputi △ kesulitan mempertahankan konsentrasi, △ mudah teralihkan, △ kurangnya kemampuan untuk merencanakan dan mengatur, dan △ sering lupa janji atau tugas yang harus dilakukan. Akibatnya, kinerja di sekolah atau tempat kerja sering kali lebih rendah dibandingkan dengan kemampuan yang dimiliki. Penderita ADD hampir tidak menunjukkan perilaku berlebihan, sehingga mereka bisa terlihat tenang, disalahartikan sebagai orang yang bingung, atau dianggap hanya sebagai orang yang malas.
Adderall, Komponen Amfetamin yang Memicu Kewaspadaan dan Ketergantungan, Ilegal di Dalam Negeri
Adderall yang disebutkan oleh Park Bom bukanlah obat yang disetujui di Korea. Komponen utamanya, amfetamin, diklasifikasikan sebagai obat psikoaktif menurut undang-undang pengendalian narkoba Korea. Secara prinsip, membawa obat ini dari luar negeri juga ilegal. Oleh karena itu, tidak dapat digunakan sebagai obat untuk mengobati ADD atau ADHD di dalam negeri.
Di sisi lain, Food and Drug Administration (FDA) Amerika telah menyetujui Adderall sebagai obat resep resmi. Obat ini biasanya diresepkan untuk pengobatan ADHD dan narcolepsy (gangguan tidur yang menyebabkan tidur mendadak). Alasan Adderall digunakan untuk ADHD adalah karena meningkatkan neurotransmitter dopamin dan norepinefrin. Penderita ADHD sering kali memiliki sistem neurotransmitter yang berfungsi rendah, sehingga obat ini efektif. Namun, penyalahgunaan dapat menyebabkan efek kewaspadaan dan ketergantungan.
Di Korea, untuk pengobatan ADHD, biasanya digunakan golongan metilfenidat sebagai pengganti golongan amfetamin.