
Ketika makan, lemak juga harus dikonsumsi. Karena itu adalah sumber energi bagi tubuh. Pada saat ini, lebih baik mengonsumsi 'lemak baik'. Bukan lemak jenuh yang banyak terdapat pada lemak daging, tetapi lemak tak jenuh. Ini membantu menekan peningkatan kolesterol dan trigliserida, serta mencegah penyakit kardiovaskular. Ini juga berkontribusi untuk menekan lonjakan gula darah. Kacang-kacangan, minyak zaitun, minyak biji rami, dan minyak ikan (ikan makarel) mengandung banyak lemak baik.
Menurunkan Risiko Kematian pada Pasien Hiperlipidemia... Efek Kacang-kacangan Sangat Baik
Penelitian menunjukkan bahwa jika seseorang dengan hiperlipidemia sering mengonsumsi kacang-kacangan, risiko kematian dapat menurun. Sebuah makalah yang diterbitkan baru-baru ini di jurnal ilmiah <Scientific Reports> menganalisis data kesehatan dari 25.383 pasien hiperlipidemia dan hubungan antara nutrisi antioksidan dalam makanan dan kejadian penyakit kardiovaskular. Hasilnya, orang yang mengonsumsi nutrisi antioksidan dengan tepat memiliki risiko kematian akibat penyakit kardiovaskular 27% lebih rendah dan risiko kematian akibat kanker 28% lebih rendah. Terutama, kacang-kacangan yang kaya vitamin E dan sayuran hijau seperti bayam menunjukkan efek yang paling baik.
Kacang-kacangan, Minyak Zaitun - Minyak Biji Rami... Menekan Peningkatan Kolesterol dan Trigliserida, Apa yang Harus Diperhatikan?
Kacang-kacangan kaya akan 'lemak baik' (lemak tak jenuh) yang membantu menekan peningkatan kolesterol jahat dan trigliserida, serta mencegah penyakit kardiovaskular. Minyak zaitun, minyak biji rami, dan minyak ikan (seperti ikan makarel) juga berperan dalam hal ini. Namun, 'lemak baik' juga tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan. Karena kalori yang tinggi dapat menyebabkan penambahan berat badan dan berdampak buruk pada pembuluh darah. Untuk kenari dan almond, satu genggam per hari sudah cukup. Lemak tak jenuh tidak dapat disintesis dalam tubuh, sehingga harus diperoleh dari makanan.
Alasan Mengapa Lemak Harus Dikonsumsi... Sumber Energi Utama Tubuh
Lemak adalah sumber energi bagi tubuh. Karbohidrat atau protein 1g menghasilkan 4kcal, tetapi lemak 1g menghasilkan lebih dari dua kali lipat, yaitu 9kcal. Ini menunjukkan efisiensi energi yang tinggi. Lemak adalah komponen penting yang membentuk membran sel, hormon, dan lainnya. Ini juga berperan penting dalam perkembangan otak. Lemak membantu penyerapan vitamin larut dalam lemak seperti vitamin A, D, E, dan K. Mengonsumsi lemak tak jenuh lebih bermanfaat bagi kesehatan dibandingkan lemak jenuh yang banyak terdapat pada lemak daging.
Kacang Tanah, Pinus, Ginkgo... Meningkatkan Sirkulasi Darah, Mencegah Anemia, Kesehatan Otak, dll.
Kacang pinus mengandung lebih banyak zat besi dibandingkan kenari atau kacang tanah, sehingga membantu mencegah anemia. Kacang ini juga kaya akan lemak tak jenuh dan mengandung asam amino yang tepat, sehingga kaya akan protein berkualitas. Kacang tanah juga kaya akan lemak tak jenuh yang membantu mengurangi kolesterol jahat dan mencegah aterosklerosis. Zat yang terkandung dalam ginkgo membantu meningkatkan sirkulasi darah, mencegah pembekuan darah, dan mencegah penuaan darah. Kacang-kacangan mengandung kalium dan vitamin B1, B2, B5, E, niasin, asam pantotenat, asam folat, serta asam amino esensial yang berkontribusi pada kesehatan otak dan meningkatkan fungsi pernapasan.
Secara Perlahan Meningkatkan Gula Darah, Membantu Mencegah Diabetes... Kaya Protein
Belakangan ini, semakin banyak orang yang mencari kacang-kacangan. Ini karena banyaknya nutrisi yang terkandung di dalamnya, serta persepsi bahwa kacang-kacangan dapat memperlambat penuaan dan baik untuk mencegah penyakit jantung. Kacang-kacangan memiliki indeks glikemik yang rendah dan membantu mencegah diabetes dengan meningkatkan gula darah secara perlahan. Ini menjadi camilan bergizi yang membantu mengatasi dingin. Kacang-kacangan juga kaya akan protein, sangat baik bagi orang yang berusia di atas paruh baya yang mengalami penurunan massa otot secara alami. Jika dihindari dari makan berlebihan, ini adalah camilan yang baik untuk kesehatan. Namun, jika disimpan terlalu lama di tempat yang hangat, kacang-kacangan dapat menjadi tengik, jadi lebih aman untuk menyimpannya di lemari es dan mengeluarkannya saat dibutuhkan.