
Baru-baru ini, "kolagen water" muncul sebagai rutinitas kecantikan baru di kalangan wanita berusia 40-50 tahun di Inggris. Kebiasaan minum minuman kolagen "seperti air" sedang menyebar seperti tren untuk kulit paruh baya yang kehilangan elastisitas. Berbeda dengan minuman protein yang ada, produk ini ditujukan untuk kesehatan kulit dan sendi secara bersamaan, dan dengan cepat menyebar di media sosial. Mari kita lihat tren kolagen water yang memungkinkan perawatan kulit hanya dengan satu botol sehari.
Berkembang dari Minuman Protein ke "Kesehatan Kulit"
Kolagen water adalah salah satu jenis minuman suplemen protein, tetapi merupakan produk khusus yang secara langsung menargetkan penurunan kolagen di dalam kulit dan tulang rawan. Sebagian besar mengandung peptida kolagen berukuran kecil yang memiliki tingkat penyerapan tinggi, dan sering kali mengandung vitamin C atau asam hialuronat. Menurut laporan terkait, ukuran pasar suplemen kolagen global diperkirakan tumbuh menjadi sekitar 5,9 miliar dolar AS pada tahun 2023. Dari influencer kecantikan paruh baya di Inggris hingga model berusia 30-an, mereka mempublikasikan rutinitas kolagen yang diminum seperti air dan memimpin aliran kecantikan dalam.
Untuk Kulit dan Sendi? "Rutinitas Kecantikan Dalam" Wanita Paruh Baya
Kolagen berkurang 1-2% setiap tahun setelah usia 25, dan mulai terasa pada usia 40-an dalam bentuk elastisitas kulit yang menurun dan nyeri sendi. Para ahli mengatakan bahwa mengisi kolagen yang sulit didapat hanya dari makanan dengan cara minum secara teratur adalah metode perawatan yang realistis, dan konsumsi yang konsisten adalah kuncinya. Terutama bagi wanita menopause, ini bisa menjadi strategi untuk mengelola kulit, sendi, dan kepadatan tulang secara bersamaan. Industri kecantikan dalam melampaui sekadar kecantikan, mencakup kesehatan wanita secara keseluruhan, dan kolagen dalam bentuk minuman diharapkan dapat berfungsi sebagai "multivitamin yang diminum".
Kolagen Water vs Minuman Protein Biasa, Apa Bedanya?
Minuman protein yang ada berfokus pada penambahan otot, tetapi kolagen water berfokus pada pemeliharaan protein struktural di dalam kulit. Selain itu, kandungan gula dan lemaknya rendah, dan memiliki tekstur dan rasa yang "ringan seperti air" dengan tambahan aroma buah atau transparan. Beberapa produk menekankan fungsionalitas dengan menambahkan bahan-bahan yang dapat membantu pemulihan kulit seperti bahan antioksidan atau L-glutamin selain kolagen.
Di Amerika dan Eropa, "minuman fungsional dalam" ini kadang-kadang diklasifikasikan sebagai "makanan semi-fungsional" yang mempertimbangkan tujuan kecantikan selain sekadar suplemen nutrisi. Ini juga menarik perhatian sebagai minuman pengganti air mineral atau air soda, dan dapat dikonsumsi tanpa beban selama puasa intermiten, yang menarik bagi kalangan muda.
Bagaimana Cara Minum Minuman Kolagen?
Di dalam negeri, produk "kolagen yang diminum" terus diluncurkan. Umumnya tersedia dalam bentuk jelly atau minuman botol, dan lebih diklasifikasikan sebagai suplemen kesehatan daripada minuman khusus kecantikan dalam. Menurut survei terbaru oleh asosiasi suplemen kesehatan, sekitar 58% pembeli produk kecantikan dalam di dalam negeri lebih memilih produk berbentuk minuman karena alasan "kemudahan konsumsi". Namun, kolagen water belum mencapai tahap sebagai kategori minuman tunggal seperti di luar negeri. Permintaan untuk produk kecantikan dalam yang mudah diminum seperti air diperkirakan akan semakin bervariasi.