Aktris Korea Jung Hye-young: Usia 50-an yang Tidak Percaya

| masukan:

[CelebHealth] Latihan Kekuatan Aktris Jung Hye-young

Jung Hye-young sedang berolahraga kekuatan. Foto=Instagram Jung Hye-young
Jung Hye-young sedang berolahraga kekuatan. Foto=Instagram Jung Hye-young

Aktris Korea Jung Hye-young (52) memamerkan tubuh ramping dan kencang tanpa lemak.

Jung Hye-young baru-baru ini mengunggah video dirinya berolahraga di media sosialnya dengan tulisan, "Untuk menjadi nenek berotot dalam 10 tahun ke depan".

Dalam video tersebut, dia menunjukkan tubuhnya yang kencang tanpa lemak, yang sulit dipercaya untuk usia 50-an, sambil mengangkat kettlebell dan dumbbell dalam latihan kekuatan.

Latihan Kettlebell yang Efektif untuk Meningkatkan Kekuatan, Daya Tahan, dan Kemampuan Kardiovaskular

Seiring bertambahnya usia, massa otot akan berkurang secara bertahap. Pada saat ini, melakukan latihan kekuatan yang melibatkan seluruh tubuh seperti Jung Hye-young dapat membantu memperlambat perubahan ini dan mempertahankan laju metabolisme dasar.

Kettlebell yang digunakan Jung Hye-young adalah alat olahraga yang mirip dengan teko. Kettlebell dapat diangkat dari lantai atau digoyangkan ke atas dan ke bawah dengan tangan, dengan berbagai gerakan.

Dengan menggunakan kettlebell, kita dapat meningkatkan kekuatan, daya tahan, kelincahan, fleksibilitas, dan kemampuan kardiovaskular. Namun, jika melakukan latihan kettlebell dengan postur yang salah, bisa menyebabkan cedera, jadi harus menghindari mengangkat kettlebell terlalu tinggi atau meletakkan alat dengan cepat.

Bagi pemula, penting untuk memilih berat yang sesuai dengan kekuatan dan berat badan kita. Umumnya, berat yang sesuai untuk pria adalah 12kg, dan untuk wanita adalah 4kg. Setelah terbiasa dengan gerakan, secara bertahap tingkatkan beratnya dan fokus pada melakukan dengan postur yang tepat daripada mengejar berat.

Dumbbell Squat yang Lebih Efektif untuk Meningkatkan Kekuatan daripada Bodyweight Squat

Selanjutnya, squat dengan dumbbell adalah latihan kekuatan yang sangat efektif untuk bagian bawah tubuh dan inti. Squat menggunakan otot paha depan, yaitu quadriceps, otot bokong, yaitu gluteus, dan otot inti secara bersamaan, sehingga sangat membantu dalam mempertahankan kekuatan bagian bawah tubuh dan kepadatan tulang.

Terutama bagi wanita, risiko penurunan kepadatan tulang meningkat setelah menopause, tetapi dengan melakukan latihan kekuatan yang memberikan beban pada tubuh, dapat memberikan rangsangan pada tulang dan mengurangi penurunan kepadatan tulang. Khususnya, melakukan squat dengan beban seperti dumbbell dapat memberikan resistensi yang lebih besar pada otot dibandingkan dengan squat bodyweight biasa, sehingga lebih efektif untuk meningkatkan kekuatan.

Namun, untuk mencegah cedera, penting untuk mempelajari postur yang tepat dengan berat yang ringan pada awalnya. Saat melakukan gerakan squat, perhatikan agar lutut tidak bergerak ke dalam, dan turunkan dengan perasaan duduk sambil mendorong bokong ke belakang untuk mengurangi beban pada punggung dan lutut.

Selain itu, untuk membangun atau mempertahankan otot, asupan protein juga penting. Setelah berolahraga, penting untuk mengonsumsi makanan sumber protein berkualitas seperti telur, ikan, tahu, dada ayam, dan yogurt Yunani dalam jumlah yang cukup.

×