
Lee Ji-hye telah mengungkapkan kabar terbarunya setelah operasi pengurangan jarak bibir.
Baru-baru ini, Lee Ji-hye mengunggah foto dirinya yang sedang merawat kulit di media sosialnya. Foto yang dipublikasikan menunjukkan penampilannya setelah operasi pengurangan jarak bibir, di mana bengkaknya sudah mereda. Ia menyatakan, "Saya melakukan kompres dingin di area jarak bibir agar bisa lebih baik," dan menambahkan, "Saya berani mengatakan bahwa penampilan saya saat ini adalah yang terbaik."
Operasi Pengurangan Jarak Bibir, Apa Itu?
Operasi pengurangan jarak bibir yang dilakukan Lee Ji-hye adalah prosedur untuk memperpendek jarak bibir. Dengan mengurangi panjang jarak bibir sesuai dengan proporsi wajah secara keseluruhan, efek terlihat lebih muda dapat dicapai. Ketika wajah dibagi menjadi tiga bagian, jika bagian tengah (yang disebut midface) terlalu panjang, maka akan terlihat lebih tua.
Jarak bibir yang terletak di antara hidung dan bibir memiliki proporsi yang berkaitan dengan bagian tengah wajah. Oleh karena itu, panjangnya dapat mempengaruhi keseimbangan dan kesan wajah. Panjang jarak bibir ditentukan secara genetik, tetapi dapat bertambah panjang seiring waktu. Seiring bertambahnya usia, elastisitas kulit menurun, menyebabkan jarak bibir dan sudut mulut menjadi turun. Fenomena di mana bibir melipat ke bawah membuat jarak bibir terlihat lebih panjang.
Efek Samping, Bekas Luka Mungkin Tersisa
Operasi pengurangan jarak bibir dilakukan dengan memotong kulit di area jarak bibir untuk mengurangi panjangnya. Untuk menghindari perubahan besar pada bentuk bibir, bagian bawah hidung juga dipotong. Prosedur ini memakan waktu kurang dari 1 jam 30 menit. Namun, perlu diingat bahwa setelah operasi, mungkin akan terjadi pembengkakan atau bekas luka di area jarak bibir.
Bekas luka di jarak bibir dapat terlihat jelas. Setelah operasi, mungkin juga muncul fenomena di mana sudut mulut terlihat lebih turun. Ketika panjang jarak bibir berkurang, bibir atas terlihat lebih besar, sehingga sudut mulut tampak turun. Hal ini disebabkan oleh bentuk luar bibir atas yang menjadi lebih curam dibandingkan sebelumnya.
Karena ada efek samping, penting untuk mempertimbangkan dengan hati-hati sebelum menjalani operasi pengurangan jarak bibir. Setiap orang memiliki penyebab wajah panjang yang berbeda, serta panjang masing-masing bagian, sehingga disarankan untuk mendapatkan konsultasi yang cukup. Wajah panjang tidak hanya dipengaruhi oleh jarak bibir, tetapi juga oleh hidung atau dagu. Orang yang memiliki dagu yang kurang menonjol atau bibir yang menonjol cenderung terlihat memiliki wajah yang panjang. Dalam kasus seperti ini, perlu untuk memeriksa dagu terlebih dahulu, bukan hanya jarak bibir.
