Cuma pilih udang saja? Orang dengan kondisi ini sebaiknya hindari makan udang berlebihan

| masukan:

Waspada bila punya alergi atau gout; begini cara mengonsumsinya dengan lebih sehat

Udang goreng tepung membuat kalori dan lemak meningkat karena balutan tepung dan minyak, sementara hidangan udang yang memakai banyak mentega atau krim juga dapat meningkatkan lemak jenuh. Foto=dibuat oleh ChatGPT
Udang goreng tepung membuat kalori dan lemak meningkat karena balutan tepung dan minyak, sementara hidangan udang yang memakai banyak mentega atau krim juga dapat meningkatkan lemak jenuh. Foto=dibuat oleh ChatGPT

Teksturnya kenyal dengan rasa yang ringan. Tak heran, ketika udang masuk ke nasi goreng atau pasta, banyak orang justru memilih menghabiskannya lebih dulu. Udang memang bahan pangan yang baik untuk membantu memenuhi asupan protein, tetapi pada kondisi kesehatan tertentu, kebiasaan “makan banyak” bisa menjadi masalah. Terutama bagi orang dengan alergi krustasea atau gout, ada hal yang perlu diwaspadai.

Bibir gatal dan muncul biduran…pastikan alergi krustasea

Udang termasuk pemicu alergi krustasea yang paling umum. Setelah memakannya, sebagian orang dapat mengalami gatal pada bibir atau di dalam mulut, biduran, bengkak pada wajah dan bibir, nyeri perut, atau muntah. Pada kasus berat, bisa terjadi anafilaksis yang membuat tenggorokan terasa menyempit atau memicu sesak napas, sehingga kondisi ini tidak boleh dianggap sekadar masalah “bawaan tubuh”.

Orang yang alergi udang juga berpeluang bereaksi terhadap krustasea lain seperti kepiting atau lobster. Pada makanan seperti kaldu udang atau saus, udang mungkin tidak terlihat, tetapi protein pemicu alergi tetap bisa terkandung di dalamnya. Jika sebelumnya pernah mengalami reaksi yang tidak biasa setelah makan udang, langkah yang lebih aman adalah menjalani diagnosis oleh dokter spesialis alergi, bukan mencoba memakannya lagi secara sembarangan untuk memastikan.

Kolesterol tinggi berarti udang harus dilarang?…Yang penting adalah bagaimana cara mengonsumsinya

Udang mengandung kolesterol dari makanan (dietary cholesterol), sehingga kerap dianggap sebagai makanan yang perlu dihindari oleh orang dengan kolesterol darah tinggi. Namun, udang relatif rendah lemak jenuh. Karena itu, udang tidak perlu langsung dipandang sebagai makanan yang harus dilarang hanya karena kandungan kolesterolnya. Dalam mengelola kolesterol LDL darah, yang penting bukan hanya kolesterol dari satu makanan tertentu, melainkan juga komposisi pola makan secara keseluruhan, termasuk asupan lemak jenuh.

Perbedaan besar justru sering muncul dari cara memasaknya. Udang goreng tepung membuat kalori dan lemak meningkat karena balutan tepung dan minyak, sementara hidangan udang yang memakai banyak mentega atau krim juga dapat meningkatkan lemak jenuh. Jika ingin mengelola kolesterol, lebih baik memilih udang panggang atau kukus ketimbang digoreng, serta menyajikannya dengan sayuran dalam porsi yang cukup.

Foto=dibuat oleh ChatGPT
Foto=dibuat oleh ChatGPT

Jika gout atau kadar asam urat tinggi…hindari ‘makan udang sekali banyak’

Orang dengan gout atau hiperurisemia juga perlu berhati-hati. Sejumlah makanan laut, termasuk udang, mengandung purin. Saat tubuh memecah purin, terbentuk asam urat. Jika asam urat menumpuk berlebihan dan kristalnya mengendap di sendi, kondisi itu dapat memicu serangan gout. Arthritis Foundation juga mengarahkan pasien gout agar tidak sering mengonsumsi udang dan beberapa makanan laut lain, serta membatasinya.

Kebiasaan makan udang sambil mengonsumsi banyak daging atau makanan laut lain, lalu ditambah bir, dapat sekaligus meningkatkan asupan purin dan alkohol. Jika memiliki gout, sebaiknya hindari makan dalam jumlah besar sekaligus, dan kurangi kebiasaan minum alkohol—terutama bir—pada saat yang sama.

Agar lebih sehat…jangan digoreng, sajikan dengan sayuran

Keunggulan udang adalah membantu memenuhi asupan protein tanpa kandungan lemak yang tinggi. Namun, alih-alih memenuhi satu piring hanya dengan udang karena dianggap “makanan laut yang baik untuk tubuh”, lebih baik menyusunnya bersama sayuran dan biji-bijian utuh agar keseimbangan gizi lebih terjaga. Jika memiliki gout, minum air yang cukup juga membantu pengelolaan asam urat.

Saat membeli udang beku atau udang olahan, ada baiknya membiasakan diri memeriksa natrium pada label informasi gizi. Ketika memasak, mengurangi penggunaan bumbu seperti garam atau kecap asin secara berlebihan, serta memanfaatkan metode kukus, panggang, atau blansir dapat mengurangi beban bagi tubuh. Pada akhirnya, yang penting adalah memilih porsi dan cara memasak yang sesuai dengan kondisi kesehatan masing-masing.

×