
Sayuran yang dimakan mentah cenderung mengalami lebih sedikit kehilangan nutrisi, sehingga vitamin dan mineralnya bisa dikonsumsi lebih efektif. Namun, pada beberapa jenis sayuran, proses memasak justru membuatnya lebih mudah dicerna dan meningkatkan penyerapan nutrisi. Berikut sayuran yang lebih baik dikonsumsi setelah dimasak.
Sayuran yang berisiko membuat Anda menelan toksin bila dimakan mentah
Terung dan kentang, misalnya, berisiko membuat Anda menelan toksin bila dimakan mentah. Pada tanaman keluarga terung-terungan terdapat solanin (Solanine), senyawa toksik alami. Solanin tidak hilang meski terung dicuci bersih. Karena solanin dapat menyebabkan sakit perut, pusing, kram lambung, muntah, dan lain-lain, terung sebaiknya dikukus atau dipanggang.
Solanin juga kerap ditemukan pada tunas kentang. Jika kentang sudah bertunas, tunasnya harus dibuang sampai benar-benar bersih, lalu kentang direbus atau dipanggang sebelum dimakan. Namun, bila tunasnya tumbuh panjang dan bagian dalam kentang berubah kehijauan, lebih aman untuk tidak mengonsumsinya. Dalam kondisi ini, kadar solanin melonjak hingga lebih dari 10 kali lipat dibanding kentang segar (sekitar 7mg), yakni mencapai 80~100mg.
Penderita sindrom iritasi usus besar sebaiknya memasak bawang bombai dan bawang putih
Bawang bombai dan bawang putih mengandung karbohidrat bernama fruktan (fructan). Fruktan tidak terserap cukup baik di usus halus dan, saat berpindah ke usus besar, akan difermentasi sehingga menghasilkan gas. Pada tahap ini dapat muncul perut kembung atau nyeri perut.
Khususnya pada penderita sindrom iritasi usus besar, gejala gangguan pencernaan bisa lebih menonjol. Memasak bawang bombai dan bawang putih dapat mengurangi rangsangan, sehingga lebih ringan bagi tubuh dibanding memakannya mentah.
Taoge yang dimakan mentah bisa menyebabkan keracunan makanan
Taoge, karena karakteristik lingkungan budidayanya, mudah menyisakan bakteri penyebab keracunan makanan seperti Salmonella dan Escherichia coli. Bakteri semacam ini tidak dapat dihilangkan sepenuhnya hanya dengan mencuci.
Orang dengan daya tahan tubuh lemah, ibu hamil, lansia, dan anak-anak wajib mengonsumsi taoge setelah dimasak. Sebaiknya blansir dalam air mendidih sekitar 5 menit atau tumis hingga benar-benar matang.
Brokoli, bila dimakan mentah, membuat perut kembung lebih parah
Rafinosa (raffinose) dalam brokoli merupakan komponen yang tidak dapat dipecah dengan baik oleh tubuh. Rafinosa yang tidak tercerna dengan cukup akan difermentasi oleh mikroorganisme usus di usus besar dan menghasilkan gas. Karena itu, bila brokoli mentah dikonsumsi berlebihan, perut kembung dan keluhan lain lebih mudah terjadi.
