Yuri yang menetap di Jeju jatuh hati pada makanan ini: “Tidak bikin gemuk dan memperlambat kenaikan gula darah”

| masukan:

[Celeb Health] Rahasia tubuh langsing Yuri Girls’ Generation

Yuri menikmati nasi panci tot yang dimasak dari tot yang ia petik sendiri. Foto=Cuplikan YouTube MBC

Anggota Girls’ Generation sekaligus aktris, Yuri (36), memperlihatkan pola makan sehat.

Yuri baru-baru ini tampil di program MBC “I Live Alone” dan membagikan kesehariannya setelah tiga tahun menetap di Jeju. Salah satu momen yang paling mencuri perhatian adalah mukbang “nasi panci tot dengan mentaiko”. Yuri memasukkan tot yang ia petik sendiri di pantai Jeju dalam jumlah banyak, lalu menaruh mentaiko panggang di atasnya dan menanak nasi panci tot-mentaiko untuk disantap. Selain itu, Yuri juga mengunggah foto “salad tot dan tahu” di media sosialnya (SNS), yang menunjukkan ia memang menggemari tot.

Di alam Jeju, Yuri tampak semakin ramping dan bugar. Tot yang membuat Yuri jatuh hati merupakan salah satu alga cokelat yang tumbuh di pesisir Korea, termasuk Jeju. Kalorinya rendah dan kaya serat pangan serta mineral, sehingga kerap dimanfaatkan sebagai bahan makanan untuk membantu diet dan pengelolaan gula darah.

Tot yang dipetik langsung oleh Yuri. Kandungan serat pangannya tinggi sehingga membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Foto=Cuplikan YouTube MBC

Alasan baik untuk diet…kalori rendah, serat pangan melimpah

Tot segar biasanya paling banyak dipanen pada Maret–Mei. Tot pada periode ini memiliki batang yang lembut dan aroma yang baik, sehingga paling nikmat dinikmati. Setelah musimnya lewat, tot lebih sering beredar dalam bentuk direbus atau dikeringkan.

Tot banyak dilirik sebagai makanan diet terutama karena serat pangannya melimpah, sementara kalorinya rendah. Serat pangan membantu memperpanjang waktu makanan berada di lambung sehingga rasa kenyang bertahan lebih lama. Dampaknya, hal ini membantu mencegah makan berlebihan dan berperan positif dalam pencegahan sembelit dengan merangsang pergerakan usus. Kelebihan lainnya, tot juga dapat membantu melengkapi mineral yang mudah kurang saat diet.

Membantu pengelolaan gula darah…kaya kalsium dan zat besi

Serat pangan dan asam alginat dalam tot dapat memperlambat laju pencernaan dan penyerapan karbohidrat, sehingga membantu meredam kenaikan gula darah yang tajam setelah makan. Tot bukan makanan terapi yang menurunkan gula darah, tetapi karena dapat membantu pengelolaan gula darah yang sehat, tot baik dimanfaatkan dalam menu diet.

Di antara rumput laut, tot termasuk yang kandungan kalsium dan zat besinya relatif tinggi. Kalsium bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan gigi, sedangkan zat besi diperlukan untuk pembentukan sel darah merah. Selain itu, tot mengandung beragam nutrisi seperti magnesium, kalium, dan beta-karoten, sehingga cocok dimanfaatkan dalam pola makan seimbang.

Yuri memasak dengan menambahkan cuka dan mirin, lalu mencelupkan tot sebentar. Foto=Cuplikan YouTube MBC

Harus dicelupkan sebentar agar aman…hal yang wajib diketahui sebelum makan banyak

Hal terpenting saat mengonsumsi tot adalah cara memasaknya. Kementerian Keamanan Pangan dan Obat Korea (MFDS) menjelaskan bahwa tot dapat mengandung arsenik anorganik relatif lebih banyak dibanding rumput laut lainnya. Namun, jika proses memasaknya dilakukan dengan benar, kadar arsenik anorganik dapat dikurangi secara signifikan. Tot dicuci beberapa kali di bawah air mengalir, dicelupkan sebentar, lalu dibilas dengan air dingin sebelum diolah. Yuri menambahkan cuka dan mirin ke tot yang sudah direndam, kemudian mencelupkannya sekitar 10 detik; saat berubah menjadi hijau, ia mengangkatnya.

Selain itu, tot juga mengandung yodium, sehingga orang yang sedang menjalani pengobatan penyakit tiroid atau perlu membatasi asupan yodium sebaiknya tidak mengonsumsinya secara berlebihan.

Nasi panci tot-mentaiko (kiri) dan salad tot-tahu yang dimasak Yuri. Cocok dibuat sederhana di rumah. Foto=Cuplikan YouTube MBC

“Nasi panci tot-mentaiko” ala Yuri, mudah dibuat di rumah

Membuat nasi panci tot-mentaiko ternyata tidak sesulit yang dibayangkan. Letakkan tot yang sudah disiangi di atas beras yang telah direndam, lalu masak nasi bersama. Setelah matang, taruh mentaiko panggang di atas nasi. Tambahkan minyak wijen, daun bawang yang diiris halus, dan wijen sangrai, lalu aduk untuk disantap; Anda bisa menikmati rasa gurih sekaligus aroma laut. Sesuai selera, taburan rumput laut kering atau saus bumbu dalrae juga cocok dijadikan pendamping.

Menu diet sederhana lainnya adalah “salad tot dan tahu” yang rasanya ringan. Siapkan tot rebus dan tahu yang sudah ditiriskan, lalu campurkan kecap asin sup (gukganjang), minyak wijen, dan bawang putih cincang hingga rata. Terakhir, taburkan wijen dan daun bawang kecil; rasanya ringan namun tetap gurih. Karena bisa mengonsumsi serat pangan dan protein sekaligus, menu ini pas untuk pola makan diet.

Tot jika dimakan bersama nasi beras merah atau nasi campuran biji-bijian dapat meningkatkan asupan serat pangan, dan menambahkan jamur dapat membantu meningkatkan rasa kenyang. Jika dicampur dengan sedikit perasan lemon atau cuka saat dibuat salad, aroma khas rumput laut bisa dinikmati dengan lebih segar.

×