“Jangan dicuci sebelum dimasak”... 5 makanan yang justru bisa jadi ‘racun’ bila dicuci

| masukan:

[Camilan Kesehatan] Telur, jamur, daging ayam, dan bahan pangan lain yang sebaiknya tidak dicuci sebelum dimasak

Jika lapisan pelindung telur rusak saat dicuci, peluang bakteri menembus ke bagian dalam menjadi lebih besar. Foto=Getty Image Bank

Mencuci bahan makanan sampai bersih sebelum dimasak memang kerap dianggap sebagai dasar kebersihan. Namun, tidak semua pangan aman dicuci dengan air. Pada beberapa bahan, pencucian justru dapat menyebarkan bakteri ke area sekitar, menurunkan rasa atau tekstur, atau merusak lapisan pelindungnya. Berikut rangkuman bahan pangan yang lebih aman jika tidak dicuci dengan air.

◆ Telur

Permukaan telur memiliki lapisan pelindung tipis. Lapisan ini menutup pori-pori halus pada cangkang sehingga membantu mencegah bakteri masuk ke bagian dalam. Telur yang dijual di pasaran umumnya sudah ditangani dengan cara yang mempertimbangkan fungsi pelindung tersebut, sehingga di rumah tidak perlu dicuci lagi dengan air. Sebaliknya, bila lapisan pelindung rusak saat pencucian, peluang bakteri menembus ke bagian dalam menjadi lebih besar. Karena itu, cara paling aman adalah menyimpan telur di lemari es tanpa dicuci dan mengonsumsinya setelah dimasak hingga matang sempurna.

◆ Daging merah

Bakteri pada daging merah dapat berada bukan hanya di permukaan, tetapi juga di bagian dalam jaringan, sehingga tidak semuanya hilang hanya dengan dibilas air. Sebaliknya, percikan air saat pencucian meningkatkan risiko mengontaminasi bak cuci, peralatan masak, dan bahan makanan di sekitarnya. Untuk mencegah keracunan makanan, daging lebih efektif dimasak hingga matang dengan pemanasan yang cukup, bukan dicuci. Secara umum, memasak hingga suhu internal minimal 63℃ direkomendasikan.

◆ Daging ayam

Ayam mentah juga tidak dianjurkan dicuci dengan air sebelum dimasak. Alasannya, air yang memercik saat pencucian dapat menyebar ke berbagai area dapur dan memindahkan bakteri ke bahan makanan lain atau peralatan masak. Sejumlah penelitian juga melaporkan kasus ditemukannya bakteri pada bak cuci dan sayuran salad setelah ayam mentah dicuci.

Jika tetap menilai pencucian diperlukan, jangan gunakan air mengalir; cuci dengan hati-hati di dalam mangkuk besar, lalu disinfeksi bak cuci dan area sekitarnya yang digunakan. Bakteri Salmonella dan Campylobacter yang dapat terdapat pada ayam mentah umumnya mati jika dipanaskan cukup pada suhu 75℃ atau lebih.

◆ Jamur

Jamur memiliki jaringan yang mudah menyerap air seperti spons. Karena itu, merendamnya lama atau mencucinya di bawah air mengalir dapat menurunkan tekstur dan aroma. Alih-alih dicuci dengan air, lebih baik cukup mengelap permukaan untuk menghilangkan tanah dan kotoran dengan tisu dapur yang dibasahi.

◆ Pasta yang sudah direbus

Mencuci pasta setelah direbus dengan air dingin seperti mi dapat menghilangkan pati di permukaan, sehingga saus menjadi kurang menempel. Kecuali untuk hidangan yang memang dimakan dingin seperti pasta salad, sebaiknya pasta yang sudah direbus langsung dicampur dengan saus agar rasa dan hasil akhir masakan lebih baik.

×