
Peringatan dari seorang ahli menyebutkan bahwa makanan yang setiap pagi kerap dianggap sehat justru bisa menjadi “racun” bagi tubuh.
Apoteker Kim Gyeong-eun, yang dikenal dengan julukan “Apoteker Taeri”, baru-baru ini menulis di media sosialnya, “Makanan pertama untuk memulai hari itu penting,” sambil menekankan, “Jangan mengonsumsi seonsik.”
Apoteker Kim menegaskan, “Banyak orang keliru mengira seonsik itu makanan sehat karena dibuat dari biji-bijian seperti beras merah, jelai, dan yulmu,” lalu menambahkan, “Masalahnya adalah karena semuanya digiling.” Ia menjelaskan, “Begitu biji-bijian utuh digiling halus, itu menjadi makanan yang sama sekali berbeda,” serta “Karena diminum langsung tanpa proses mengunyah, glukosa cepat masuk ke aliran darah sehingga gula darah melonjak dan insulin juga dilepaskan secara drastis.”
Ketika insulin dilepaskan dalam jumlah besar secara tiba-tiba, gula darah kemudian turun tajam. Saat gula darah turun, rasa lapar cepat muncul dan tubuh juga terasa lelah. Apoteker Kim memperingatkan bahwa bila proses ini berulang, dapat timbul resistensi insulin sehingga kemampuan tubuh untuk mengendalikan gula darah dapat terganggu.
Biji-bijian memang baik untuk kesehatan… hindari mengonsumsinya sendiri saat perut kosong dan dahulukan protein
Yulmu yang sering digunakan dalam seonsik dikenal baik untuk membantu meredakan peradangan dan pembengkakan. Berkat fungsi ini, yulmu dapat membantu orang yang mudah bengkak atau sering mengalami peradangan kulit. Beras merah dicerna lebih lambat sehingga gula darah naik lebih bertahap, dan karena kaya serat pangan, juga membantu menjaga kesehatan usus. Beta-glukan yang melimpah pada jelai bermanfaat untuk membantu menurunkan kolesterol.
Namun, seperti yang disebutkan Apoteker Kim, bila biji-bijian digiling lalu diminum dalam bentuk cair, gula darah dapat naik dengan cepat. Untuk menghindari lonjakan gula darah, sebaiknya jangan meminumnya sendirian saat perut kosong. Menambahkan bahan manis seperti madu juga sebaiknya dihindari.
Jika sebelum mengonsumsi seonsik Anda terlebih dahulu makan protein seperti telur atau tahu, gula darah akan naik lebih perlahan dan rasa kenyang juga meningkat. Jika membeli produk jadi, ia merekomendasikan memilih yang kandungan gulanya 5 g atau kurang. Mengonsumsinya bersama segenggam kacang-kacangan yang kaya lemak tak jenuh juga baik. Apoteker Kim berkata, “Mari periksa apakah sarapan Anda justru merusak kesehatan.”
