
YouTuber mukbang Hibap (nama asli Jwa Hee-jae·29) memamerkan tubuhnya tanpa lemak.
Hibap mengunggah foto setelah berolahraga di media sosialnya (SNS) pada tanggal 28 lalu. Tubuh Hibap yang mengenakan bra top dan celana legging pendek sangat mengejutkan. Dengan malu-malu menutupi wajahnya dengan stiker, tubuh Hibap secara keseluruhan ramping tanpa lemak, dengan otot yang terdefinisi mulai dari garis bahu, lengan, pinggang, hingga kaki. Terutama perutnya yang berbentuk angka 11 menunjukkan tingkat latihan yang setara dengan pelatih.
Hibap adalah YouTuber mukbang populer dengan 1,7 juta pelanggan. “Pendapatan tertinggi dalam sebulan adalah 100 juta won,” kata Hibap, yang pernah makan hingga 25 bungkus mie instan dalam satu duduk dan dengan mudah menghabiskan 15 porsi daging. Meskipun demikian, ia telah mempertahankan berat badan 49kg dengan tinggi 165cm selama lebih dari 10 tahun.
Olahraga diet yang direkomendasikan Hibap di YouTube dan platform lainnya adalah interval running. Dengan mengintegrasikan olahraga ke dalam kehidupan sehari-hari, ia mendapatkan popularitas sebagai ‘YouTuber mukbang ramping’ di kalangan generasi MZ. Mari kita lihat metode perawatannya.

Kunci Manajemen Berat Badan Hibap adalah Interval Running
Pelatihan interval intensitas tinggi (High-Intensity Interval Training, HIIT) adalah metode olahraga yang bergantian antara latihan intensitas tinggi dalam waktu singkat dan pemulihan singkat. Dengan bergantian antara intensitas tinggi dan rendah, detak jantung meningkat dengan cepat, sehingga pembakaran kalori lebih besar dibandingkan dengan waktu yang sama. Setelah berolahraga, efek afterburn menjaga metabolisme tetap tinggi untuk sementara waktu, yang menguntungkan dalam mengurangi lemak tubuh.
Interval running di treadmill mudah disesuaikan dengan kecepatan dan kemiringan, sehingga dapat mengatur intensitas sesuai dengan kebugaran sambil menciptakan pola yang efisien untuk membakar lemak. Menghabiskan banyak kalori dalam waktu singkat dan meningkatkan daya tahan kardiovaskular sangat menguntungkan untuk mengurangi lemak tubuh dan mempertahankan perut.
Hibap merekomendasikan ▲memulai dengan kecepatan 6 selama 1 menit berjalan → kecepatan 6,5~7 untuk 1 menit berjalan cepat → kecepatan 10 untuk 2 menit 30 detik berlari → berjalan lambat selama 30 detik tersisa hingga ‘5 menit 1 set’ treadmill interval sebanyak 3~5 kali. Hibap mengatakan, “Set kedua adalah tantangan, tetapi jika Anda melewati tahap ini, Anda bisa menyelesaikannya hingga akhir.” Dengan berlari cepat selama 1~2 menit + berjalan selama 1~3 menit diulang selama 20~30 menit, Anda dapat membakar lemak tubuh dan meningkatkan daya tahan kardiovaskular secara bersamaan. Hibap juga seorang penggemar olahraga yang menggabungkan lompat tali dan pelatihan beban.
Treadmill interval secara berulang meningkatkan dan menurunkan detak jantung, memperkuat fungsi jantung dan paru-paru, serta membantu meningkatkan fungsi kardiovaskular, mengurangi risiko penyakit jantung dan stroke. Sirkulasi darah dan pasokan oksigen ke seluruh tubuh meningkat, mengurangi rasa lelah sehari-hari, dan membuat aktivitas seperti menaiki tangga dan berjalan jauh menjadi jauh lebih mudah. Stimulasi aerobik yang singkat tetapi intens meningkatkan sensitivitas insulin dan memperbaiki kemampuan pengendalian gula darah, yang juga menguntungkan untuk pencegahan dan pengelolaan diabetes. Jika dilakukan secara teratur, daya tahan kardiovaskular dan daya tahan otot akan meningkat, menciptakan kebugaran yang menguntungkan untuk menjaga aktivitas dan manajemen berat badan dalam jangka panjang.
Pemula sebaiknya meningkatkan proporsi berjalan dan berjalan cepat sebelum berlari cepat untuk mengurangi beban pada lutut dan pinggang, lalu secara bertahap meningkatkan kecepatan dan waktu. Melakukan peregangan yang cukup dan istirahat dapat mengurangi risiko cedera akibat olahraga intensitas tinggi.

Hibap, Diet Sehari-hari Melalui Olahraga yang Terintegrasi
Orang-orang ramping tidak pernah berbaring. Kehidupan mereka adalah rangkaian gerakan dan aktivitas. Hibap mengungkapkan rahasia menjaga bentuk tubuh rampingnya dengan mengatakan, “Olahraga sudah menjadi bagian dari kehidupan saya,” dan “Saya berlari ke gym dan kembali. Jika saya tidak punya waktu untuk berolahraga karena janji minum, saya akan berlari sekitar 5 km ke tempat minum.”
Dengan mengintegrasikan olahraga ke dalam kehidupan sehari-hari, ini sangat membantu dalam mengontrol berat badan, tekanan darah, dan gula darah serta mencegah penyakit kronis. Ini membuat metabolisme energi berjalan lancar, meningkatkan laju metabolisme basal, dan menjaga massa otot, sehingga meskipun makan dalam jumlah yang sama, tubuh tidak mudah gemuk. Dengan melakukan olahraga aerobik dan kekuatan secara teratur, lemak tubuh berkurang dan massa otot terjaga atau meningkat, menciptakan komposisi tubuh yang lebih baik dan kondisi stabil dengan fluktuasi berat badan yang lebih sedikit. Hanya dengan 150 menit olahraga aerobik teratur dalam seminggu, risiko obesitas dan penyakit terkait dapat berkurang, dan berat badan dapat terkelola.
Selain itu, aktivitas fisik yang teratur dapat memperbaiki tekanan darah, gula darah, dan kolesterol, serta mengurangi risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, diabetes, dan obesitas. Meningkatkan kepadatan tulang dan kekuatan otot membantu mencegah osteoporosis, sarcopenia, dan nyeri sendi, dan sangat efektif dalam mengurangi risiko jatuh dan patah tulang, terutama seiring bertambahnya usia. Bergerak meningkatkan kekebalan dan sirkulasi darah, memperlambat penuaan sel, meningkatkan suasana hati, serta kualitas tidur, konsentrasi, dan fungsi kognitif. Kebiasaan mengintegrasikan olahraga seperti berjalan satu atau dua pemberhentian, menaiki tangga daripada menggunakan lift, dan melakukan peregangan sambil menonton TV akan menciptakan tubuh yang ramping dan sehat.