
Aktris Jeong Hye-young menunjukkan penampilan sebagai ‘kaya otot’ berkat olahraga yang konsisten.
Jeong Hye-young baru-baru ini muncul di acara hiburan KBS2 'Pyeon Restaurant' bersama suaminya, Sean, dan memperlihatkan kehidupan sehari-harinya.
Pasangan ini melakukan latihan kardiovaskular dan latihan kekuatan di gym masing-masing. Melihatnya yang tidak lelah meskipun berolahraga keras, banyak yang berkomentar, “Apakah kamu akan ikut kompetisi?”
Seolah membuktikan semua usaha yang telah dilakukan, otot Jeong Hye-young terlihat jelas. Di usia 50-an, tubuhnya tampak kencang dan ramping, sulit dipercaya bahwa dia sudah berusia itu. Melalui kehidupan sehari-harinya, kita melihat pentingnya massa otot seiring bertambahnya usia.
Jika Makan Sama, Tapi Tidak Mudah Gemuk… Kunci ‘Metabolisme Dasar’
Ada orang yang hanya makan sedikit tetapi cepat gemuk, dan ada juga yang tampaknya makan banyak tetapi selalu ramping. Ungkapan ‘hanya minum air saja bisa gemuk’ muncul karena alasan ini. Salah satu penyebab perbedaan ini adalah ‘metabolisme dasar’.
Metabolisme dasar adalah energi dasar yang diperlukan untuk otak dan organ berfungsi meskipun seseorang tidak melakukan aktivitas apapun. Singkatnya, jika metabolisme dasar tinggi, meskipun aktivitas sedikit dan makan banyak, kalori yang disimpan sebagai lemak dalam tubuh berkurang.
Cara paling umum untuk meningkatkan metabolisme dasar adalah dengan meningkatkan massa otot. 1 kg lemak membakar 4-5 kkal per hari, tetapi 1 kg otot membakar 13-15 kkal. Jeong Hye-young mengungkapkan cara manajemennya, “Saya makan semua yang ingin saya makan dan membakar kalori dengan berolahraga.”
Setelah Berolahraga “Gula Menurun”… Jangan Isi dengan Gula atau Camilan
Setelah berolahraga, Jeong Hye-young mengatakan, “Saya perlu mengisi gula dengan cepat.” Dia terlihat lemas dan sedikit pusing. Fenomena ini terjadi karena selama olahraga, gula darah dan glikogen yang disimpan di otot digunakan sebagai sumber energi.
Namun, jangan terburu-buru mengonsumsi gula sederhana seperti gula atau camilan. Harus mengisi energi dengan kombinasi karbohidrat dan protein yang tepat tanpa meningkatkan gula darah secara drastis.
