BTS Jungkook, Satu Hal yang Harus Diperhatikan Saat Makan... Rahasia Perawatannya?

| masukan:

[CelebHealth] Diet BTS Jungkook

BTS Jungkook telah membagikan kabar terbaru tentang usahanya dalam menjaga diri. Foto=Instagram Jungkook

BTS Jungkook (28) telah mengungkapkan kabar terbaru tentang dietnya.

Baru-baru ini, Jungkook mengatakan dalam wawancara dengan Rolling Stone UK, "Saya sedang diet akhir-akhir ini." Dia menambahkan, "Saya hanya makan satu kali sehari, jadi saya sangat menantikan makanan itu."

Jungkook juga melaporkan bahwa dia melakukan olahraga kardiovaskular setiap pagi dan malam, bersamaan dengan pengaturan diet. Jungkook, yang mengaku sikapnya terhadap kehidupan telah berubah setelah menjalani wajib militer, mengatakan, "Dulu saya minum alkohol, tetapi sekarang saya berusaha untuk menahan diri." Mari kita lihat metode perawatannya.

Satu kali sehari, apa efeknya?

Metode satu kali sehari yang dijalani Jungkook adalah cara di mana seseorang hanya makan satu kali dalam sehari. Ini juga merupakan jenis puasa intermiten yang mempertahankan waktu puasa yang lama. Metode ini menjadi terkenal di dalam negeri setelah Dr. Nagumo Yoshinori, seorang dokter bedah plastik Jepang, mengklaim bahwa puasa baik untuk kesehatan melalui bukunya tentang satu kali sehari. Dr. Nagumo menjelaskan bahwa metode makan satu kali sehari tidak hanya membantu mengontrol berat badan tetapi juga mengaktifkan gen panjang umur yang dapat mengatasi diabetes, demensia, kanker, dan lainnya.

Jika keadaan puasa berlangsung dengan satu kali sehari, tubuh akan kekurangan gula, sehingga membantu membakar lemak dengan cepat untuk penurunan berat badan. Biasanya, tubuh kita mengenali lemak sebagai elemen penting untuk bertahan hidup, sehingga membakar gula terlebih dahulu daripada lemak. Jika dilakukan bersamaan dengan olahraga kardiovaskular seperti Jungkook, kita dapat secara efektif mengurangi lemak tubuh dan berat badan.

Apakah makan satu kali sehari tidak ada efek samping?

Namun, sulit untuk menyatakan bahwa ini adalah metode makan yang sehat. Jika diet satu kali sehari menyebabkan tubuh dalam keadaan hipoglikemia, gejala seperti kelelahan, sakit kepala, dan keletihan dapat muncul. Jika metode makan ini dilanjutkan, dapat menyebabkan kekurangan gizi dan menurunkan kekebalan tubuh. Jika hanya makan satu kali sehari, kalori yang dikonsumsi hanya sekitar 500kcal.

Untuk menghindari efek samping, disarankan untuk menyusun diet yang dapat dilakukan dalam jangka panjang dengan melengkapi nutrisi secara merata. Ini berarti menyusun diet yang cukup mendapatkan lima nutrisi utama: karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral. Pada saat ini, mengganti karbohidrat olahan seperti tepung, gula, dan nasi putih dengan biji-bijian utuh akan bermanfaat bagi diet dan kesehatan gula darah. Makan makanan kaya serat seperti salad sebelum makan juga baik untuk mencegah makan berlebihan dan melengkapi vitamin C, kalium, dan lainnya.

Sementara itu, mengurangi frekuensi minum alkohol selama diet juga penting. Alkohol memiliki kalori tinggi, yaitu 7kcal per gram. Namun, hampir tidak memiliki nilai gizi, sehingga tidak memberikan rasa kenyang. Meskipun kita minum banyak alkohol, tubuh kita tidak dapat mengaktifkan sistem sinyal yang memberi tahu bahwa kita tidak perlu mengonsumsi nutrisi lain. Inilah alasan mengapa kita cenderung mencari berbagai makanan pendamping saat minum alkohol. Jika harus minum alkohol, lebih baik memilih makanan pendamping yang rendah kalori dan kaya nutrisi seperti makanan laut, salad, dan keju.

×