
Sepertinya ada tiga hal yang perlu diubah dalam pemikiran tentang kopi. Media online Australia ‘New Atlas’ baru-baru ini melaporkan bahwa tiga hasil penelitian mencolok tentang kopi yang kontroversial telah diumumkan pada tahun 2025. Media ini menyatakan bahwa hasil penelitian baru ini menarik perhatian karena membalikkan pengetahuan umum yang ada tentang kopi atau memberikan metode konsumsi yang lebih spesifik. Berikut adalah isi dari penelitian tersebut.
Pertama, minum kopi di pagi hari dianalisis sebagai cara terbaik untuk mengurangi risiko kematian. Tim peneliti dari Universitas Tulane di Amerika Serikat menerbitkan hubungan antara waktu konsumsi kopi dan angka kematian dalam edisi November 2025 dari jurnal ilmiah 《European Heart Journal》.
Setelah menganalisis data lebih dari 40.000 orang dewasa, ditemukan bahwa orang yang minum kopi di pagi hari memiliki angka kematian akibat penyakit kardiovaskular 31% lebih rendah dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi. Ini menunjukkan bahwa manfaat kesehatan dari kopi sangat terkait dengan jumlah konsumsi serta waktu konsumsinya.
Kedua, kopi ternyata bermanfaat bagi pasien aritmia. Tim peneliti dari Universitas Adelaide di Australia dan Universitas California, San Francisco (UCSF) menerbitkan penelitian terkait dalam edisi November 2025 dari jurnal ilmiah 《JAMA》.
Menurut hasil penelitian, kelompok yang secara teratur minum kopi memiliki risiko kambuhnya fibrilasi atrium sekitar 39% lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengonsumsi kafein sama sekali. Ini secara langsung membantah anggapan medis yang ada bahwa kopi memperburuk gangguan ritme jantung.
Ketiga, menyaring kopi dengan filter kertas dapat menurunkan kadar kolesterol. Tim peneliti dari Universitas Uppsala di Swedia menekankan pentingnya metode ekstraksi kopi dalam edisi Maret 2025 dari jurnal ilmiah 《Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases》.
Filter kertas berperan penting dalam menyaring senyawa diterpen yang meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Tim peneliti menyarankan bahwa jika perlu mengelola kolesterol, lebih baik minum kopi yang disaring dengan baik seperti kopi drip.
Masalah kesehatan tulang, dampak pada ginjal, dan peningkatan tekanan mata masih menjadi kontroversi
Namun, masih ada banyak kontroversi seputar manfaat kopi. Beberapa di antaranya termasuk masalah kesehatan tulang, dampak pada ginjal, dan peningkatan tekanan mata. Pertama, pendapat akademis tentang kesehatan tulang bervariasi. Tim peneliti dari Universitas Shandong TCM di China menyatakan dalam edisi Maret 2025 dari jurnal ilmiah 《Frontiers in Nutrition》 bahwa konsumsi kopi dalam jumlah moderat dapat menurunkan risiko osteoporosis. Sebaliknya, hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah 《Nutrients》 edisi Desember 2025 menunjukkan bahwa konsumsi kopi yang berlebihan dapat berdampak buruk pada tulang. Diskusi tentang jumlah konsumsi kopi yang tepat masih berlanjut.
Dampak kopi terhadap kesehatan ginjal juga menjadi isu utama. Hasil penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah 《Scientific Reports》 edisi Juli 2025 melaporkan bahwa kopi dapat membantu mencegah penyakit ginjal. Namun, tim peneliti dari Universitas Toronto di Kanada menekankan bahwa konsumsi kopi yang berlebihan dapat berdampak buruk pada ginjal bagi orang yang memiliki gen tertentu yang mengurangi kemampuan metabolisme kafein. Mereka juga mengingatkan untuk memperhatikan perbedaan individu.
Peningkatan tekanan mata akibat kopi juga menjadi kontroversi baru-baru ini. Tim peneliti dari Universitas Aga Khan di Pakistan memperingatkan dalam penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah 《Journal of the Pakistan Medical Association》 edisi Agustus 2025 bahwa konsumsi kopi dapat menyebabkan peningkatan tekanan mata sementara. Mereka memperingatkan bahwa perubahan tekanan ini bisa menjadi faktor risiko bagi kelompok berisiko tinggi glaukoma.
[Pertanyaan yang Sering Diajukan]
Q1. Apakah aman bagi orang yang memiliki jantung sensitif atau aritmia untuk minum kopi?
A1. Menurut hasil uji klinis yang dipublikasikan oleh tim peneliti dari Universitas Adelaide dan Universitas California, San Francisco (UCSF) dalam jurnal ilmiah 《JAMA》 (November 2025), kelompok yang minum kopi memiliki risiko kambuhnya fibrilasi atrium lebih rendah dibandingkan dengan kelompok yang tidak mengonsumsi kafein. Ini membalikkan anggapan umum bahwa kopi menyebabkan gangguan ritme jantung. Namun, karena kondisi kesehatan dan sensitivitas kafein setiap individu dapat berbeda, disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis.
Q2. Jika khawatir tentang kolesterol, kopi apa yang sebaiknya dipilih daripada espresso atau kopi kapsul?
A2. Menurut penelitian yang dipublikasikan oleh tim peneliti dari Universitas Uppsala dalam jurnal ilmiah 《Nutrition, Metabolism & Cardiovascular Diseases》 (Maret 2025), filter kertas secara efektif menyaring senyawa diterpen yang meningkatkan kadar kolesterol jahat (LDL). Oleh karena itu, jika kadar kolesterol tinggi atau sedang mengelola kesehatan kardiovaskular, lebih baik minum kopi yang disaring dengan baik seperti kopi drip daripada metode ekstraksi tanpa filter.
Q3. Apakah ada efek yang sama jika minum kopi di sore hari atau membaginya sepanjang hari?
A3. Menurut hasil analisis data yang diterbitkan oleh tim peneliti dari Universitas Tulane dalam jurnal ilmiah 《European Heart Journal》 (Januari 2025), kelompok yang minum kopi di pagi hari menunjukkan pengurangan angka kematian akibat penyakit kardiovaskular yang paling jelas dibandingkan dengan mereka yang tidak minum kopi. Tim peneliti mengonfirmasi bahwa tidak hanya jumlah konsumsi kopi, tetapi juga waktu konsumsi ‘pagi’ dapat memainkan peran penting dalam menentukan manfaat kesehatan.
