Park Ji-hoon Selalu Membawa ‘Ini’ ke Mana-mana—Benarkah Bisa Cegah Diabetes hingga Demensia?

| masukan:

[Celeb Health] Aktor Park Ji-hoon dan alat latihan kekuatan genggaman

Aktor Park Ji-hoon mengatakan ia kerap memakai alat latihan kekuatan genggaman dalam aktivitas sehari-hari. Foto=Instagram Park Ji-hoon (kiri), kanal YouTube ‘Esquire Korea’
Aktor Park Ji-hoon mengatakan ia kerap memakai alat latihan kekuatan genggaman dalam aktivitas sehari-hari. Foto=Instagram Park Ji-hoon (kiri), kanal YouTube ‘Esquire Korea’

Penyanyi sekaligus aktor Park Ji-hoon (26) menyebut alat latihan kekuatan genggaman sebagai barang yang biasa ia bawa.

Baru-baru ini, Park Ji-hoon tampil di kanal YouTube ‘Esquire Korea’ dan memperkenalkan barang yang sering ia gunakan. Sambil menunjukkan alat latihan kekuatan genggaman, ia berkata, “Ini yang akhir-akhir ini aku bawa,” lalu menambahkan, “Kalau lagi bosan, dipencet-pencet seperti stress ball, jadi olahraga dan enak juga.” Ia juga mengatakan, “Saya merekomendasikannya untuk orang yang pergelangan tangannya kurang baik atau yang membutuhkan olahraga.”

Park Ji-hoon meraih peringkat 2 dalam program survival idol Mnet Produce 101 Season 2 dan debut bersama grup 'Wanna One'. Belakangan, ia mendapat sorotan besar setelah berakting sebagai Danjong dalam film 'The Man Who Lives with the King' yang baru-baru ini melampaui 16 juta penonton.

Kekuatan genggaman, indikator untuk mengecek massa otot dan kesehatan tubuh

Alat latihan kekuatan genggaman yang disebut sering digunakan Park Ji-hoon, sesuai namanya, merupakan perangkat untuk melatih kekuatan genggaman dan mengembangkan otot lengan bawah. Kekuatan genggaman adalah tenaga saat tangan mencengkeram. Jika kekuatan genggaman kuat, seseorang dapat mengangkat benda berat dengan baik. Ini juga membantu saat berolahraga, misalnya bisa bergelantungan lebih lama di palang.

Sebaliknya, orang dengan kekuatan genggaman yang kurang mudah kehilangan keseimbangan sehingga perlu waspada terhadap risiko jatuh. Kekuatan genggaman yang rendah bisa menandakan kondisi kekuatan otot seluruh tubuh yang melemah. Hal ini meningkatkan kemungkinan cedera berat seperti patah tulang karena tubuh tidak mampu menyerap benturan secara memadai saat terjatuh. Kekuatan genggaman menjadi tolok ukur untuk memeriksa massa otot dan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Jika kekuatan genggaman rendah, risiko diabetes, kanker, dan demensia meningkat

Kekuatan genggaman yang kuat tidak hanya membuat aktivitas sehari-hari lebih mudah, tetapi juga berdampak pada pencegahan berbagai penyakit. Tim peneliti dari University of Glasgow, Inggris, membandingkan dan menganalisis lebih dari 3 juta peserta, dan menemukan bahwa orang dengan kekuatan genggaman rendah memiliki risiko lebih tinggi mengalami penyakit kardiovaskular dan kanker dibandingkan mereka yang berada pada rata-rata.

Semakin kuat kekuatan genggaman, semakin rendah pula risiko diabetes. Tim Profesor Choi Eun-young dari Departemen Kedokteran Keluarga, Rumah Sakit Universitas Dankook, menganalisis data Survei Kesehatan dan Gizi Nasional terhadap 9.190 orang dewasa berusia 20 tahun, dan mendapati bahwa kelompok dengan gangguan glukosa puasa memiliki kekuatan genggaman lebih rendah dibandingkan kelompok normal. Semakin rendah kekuatan genggaman, semakin perlu mengelola secara ketat gangguan glukosa puasa yang merupakan tahap pradiabetes.

Orang dengan kekuatan genggaman lemah juga memiliki kemungkinan lebih besar terkena demensia. Menurut tim peneliti gabungan dari Edith Cowan University dan University of Western Australia, orang dengan kekuatan genggaman rendah memiliki angka kematian terkait demensia lebih dari 4 kali lebih tinggi. Di antara 1.000 perempuan dengan usia rata-rata 75 tahun, perempuan dengan kekuatan genggaman paling lemah memiliki kemungkinan lebih dari 2 kali lipat menunjukkan gejala demensia stadium akhir dibandingkan mereka yang paling kuat.

Alat latihan kekuatan genggaman, dumbbell, dan push-up dapat membantu meningkatkan kekuatan genggaman

Kekuatan genggaman yang semakin kuat semakin bermanfaat bagi kesehatan, dan dapat ditingkatkan dengan mudah menggunakan alat latihan kekuatan genggaman seperti Park Ji-hoon. Caranya, tanpa terikat waktu dan tempat, genggam lalu lepaskan alat tersebut berulang kali dengan satu tangan. Pada saat ini, penting untuk tidak menegangkan leher atau bahu.

Latihan mengangkat dumbbell dan melakukan push-up secara teratur juga dapat meningkatkan kekuatan genggaman. Menggunakan bola karet juga merupakan metode yang baik. Pegang bola karet dengan kedua tangan, lalu lakukan gerakan memelintir seperti memeras cucian—satu tangan ke atas dan tangan lainnya ke bawah—secara berulang, maka kekuatan tangan akan meningkat. Namun, jika kekuatan genggaman jauh lebih rendah daripada rata-rata, akan lebih membantu bila terlebih dahulu memperkuat otot seluruh tubuh dengan memulai dari plank atau squat.

×