Alasan Bawang Putih Berubah Menjadi Hijau: Cara Menyimpannya

| masukan:

Fenomena yang Terjadi Secara Alami karena Kombinasi Oksigen dan Enzim

Alasan bawang putih berubah menjadi hijau adalah fenomena yang terjadi secara alami karena kombinasi oksigen dan enzim. Foto=Getty Images Bank

Bagi orang Indonesia, bawang putih adalah bahan makanan yang penting. Karena digunakan dalam berbagai masakan seperti sup, rebusan, dan tumisan, banyak rumah tangga membeli bawang putih dalam jumlah besar. Namun, tidak lama setelah itu, seringkali muncul kekhawatiran bahwa bawang putih sudah mulai bertunas atau bagian ujungnya berubah menjadi hijau. Jika bawang putih disimpan dengan benar, dapat digunakan lebih lama tanpa pemborosan.

Kenapa Bawang Putih Berubah Menjadi Hijau?

Kita akan melihat alasan mengapa ujung bawang putih berubah menjadi hijau. Bawang putih berubah menjadi hijau karena fenomena yang terjadi secara alami akibat kombinasi oksigen dan enzim. Terutama jika bawang putih disimpan pada suhu sekitar 4℃, enzim akan diaktifkan dan bagian potong bawang putih akan mudah berubah menjadi hijau.

Ketika alisin dalam bawang putih bergabung dengan unsur besi dari alat masak, akan terbentuk senyawa besi sulfida yang berwarna hijau. Beberapa bawang putih mungkin merupakan varietas ‘Hongshan’ yang pada awalnya memiliki ujung berwarna hijau. Bawang putih Hongshan memiliki kandungan klorofil yang tinggi sehingga secara alami tampak hijau.

Ada beberapa alasan mengapa warna bawang putih bisa berubah, tetapi ini hanya perubahan warna dan tidak ada masalah kesehatan jika dimakan. Namun, jika bau bawang putih terasa aneh atau dalam keadaan lembek, itu bisa jadi tanda bahwa bawang putih telah rusak dan harus dibuang.

Menyimpan bawang putih dalam freezer dapat menghilangkan tekstur dan aroma khas bawang putih segar, sehingga banyak orang yang tidak menyukainya. Dalam hal ini, ada cara menggunakan gula. Foto=Getty Images Bank

Gunakan Gula untuk Menyimpan Bawang Putih Lebih Lama

Apa cara untuk mencegah perubahan warna bawang putih? Bawang putih utuh sebaiknya diletakkan di tempat yang kering dan berventilasi baik. Untuk penyimpanan jangka panjang, perlu mengurangi paparan oksigen untuk menekan aktivitas enzim. Setelah mengupas bawang putih, cincang dan keluarkan udara sebanyak mungkin sebelum menyimpannya di dalam freezer.

Namun, menyimpan bawang putih dalam freezer dapat menghilangkan tekstur dan aroma khas bawang putih segar, sehingga banyak orang yang tidak menyukainya. Dalam hal ini, ada cara menggunakan gula. Taburkan gula di dasar wadah kedap udara dan letakkan handuk kertas di atasnya. Gula akan menyerap kelembapan dan berfungsi sebagai pengering.

Gula menyerap kelembapan yang terkandung dalam bawang putih dan menjaga kelembapan di dalam wadah kedap udara. Gula yang digunakan mungkin akan mengeluarkan aroma bawang putih, tetapi masih bisa digunakan untuk daging, rebusan, dan lain-lain. Ini karena hanya menyerap kelembapan dan komponen gula tidak berubah.

Dengan cara ini, dikatakan bahwa kualitas bawang putih dapat tetap segar selama hampir sebulan. Namun, sebaiknya buka tutup wadah dalam waktu dua minggu untuk memeriksa kondisinya. Jika handuk kertas sudah lembap, ganti dengan yang baru, dan jika warna gula berubah, ganti dengan yang baru.

×