
Aktris Han Ji-hye (42) tetap berolahraga meski sedang berada di luar negeri.
Pada tanggal 1 lalu, Han Ji-hye menulis di media sosialnya (SNS) bahwa ia menjaga kebugaran dengan melakukan "barre" saat berwisata ke Seattle, Amerika Serikat. Dengan crop top hitam dan legging, Han Ji-hye tampak menonjol dengan tubuh yang ramping. Garis pinggangnya terlihat kecil, perutnya rata, dan six-pack tampak tegas.
Seusai berolahraga, Han Ji-hye berkata, "Sangat berat," namun ia menunjukkan ekspresi puas.Seusai berolahraga, Han Ji-hye berkata, "Sangat berat," namun ia menunjukkan ekspresi puas.
Han Ji-hye menikah pada 2010 dan dikaruniai seorang putri pada 2021. Setelah melahirkan, ia tetap menjaga garis tubuh yang ramping di usia 40-an melalui beragam olahraga, termasuk barre dan stepmill.
Barre menggabungkan gerakan balet dengan pilates dan latihan kekuatan⋯efektif memperkuat core
"Barre" yang dilakukan Han Ji-hye saat bepergian merupakan olahraga berdampak rendah yang memadukan gerakan dasar balet dengan unsur pilates, yoga, serta latihan kekuatan. Latihan ini dilakukan dengan berpegangan pada palang balet (bar) sambil melakukan squat, lunge, mengangkat kaki, atau mengulang gerakan kecil dengan berat badan sendiri.
Meski rentang geraknya tidak besar, barre menuntut peserta mempertahankan postur tertentu sambil bergerak berulang. Pola ini dapat menstimulasi otot paha dan bokong, serta otot inti (core) seperti perut dan pinggang.
Latihan ini terutama membantu membentuk perut dan garis pinggang yang kencang. Karena barre dilakukan sambil menjaga pusat tubuh tetap stabil, otot inti seperti rectus abdominis, transversus abdominis, dan obliques terus digunakan. Ketika otot core menguat, stabilitas batang tubuh meningkat dan lebih menguntungkan untuk mempertahankan postur yang benar. Sejumlah studi terkait latihan core juga menunjukkan bahwa olahraga core membantu meningkatkan kekuatan, keseimbangan, dan stabilitas tubuh.
Namun, meski banyak melakukan barre, lemak perut tidak akan hilang secara selektif hanya di bagian itu. Agar six-pack terlihat jelas, selain melatih otot perut, lemak tubuh yang menutupi otot perut juga harus dikurangi. Barre membantu meningkatkan kekuatan dan daya tahan otot perut sehingga perut terasa lebih kencang, tetapi untuk menampilkan six-pack diperlukan pengelolaan lemak tubuh secara menyeluruh melalui olahraga aerobik dan pengaturan pola makan, dan lain-lain.

Stepmill "tangga menuju surga", menaikkan detak jantung dan menstimulasi bokong hingga paha
Stepmill yang disebut rutin dilakukan Han Ji-hye juga merupakan olahraga yang efektif untuk menjaga bentuk tubuh. Stepmill, yang dijuluki "tangga menuju surga", adalah olahraga aerobik dengan cara menaiki tangga yang terus bergerak. Berbeda dengan berjalan di permukaan datar, latihan ini mengharuskan tubuh mengangkat berat badan ke arah atas, sehingga detak jantung cepat meningkat bahkan dalam waktu singkat dan dapat meningkatkan pengeluaran energi.
Kelebihan lainnya adalah menstimulasi otot tubuh bagian bawah secara merata. Saat menaiki tangga, otot gluteus maximus di bokong, quadriceps di bagian depan paha, hamstring di bagian belakang, serta otot betis digunakan secara aktif. Jika dilakukan secara konsisten, latihan naik tangga juga dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi. Sejumlah penelitian mengonfirmasi bahwa setelah melakukan latihan naik tangga selama periode tertentu, indikator kebugaran kardiorespirasi seperti VO2 maks menunjukkan perbaikan.
Latihan ini juga dapat membantu pengelolaan lemak tubuh. Stepmill merupakan olahraga aerobik dengan intensitas relatif tinggi sehingga menguntungkan untuk meningkatkan pengeluaran energi. Jika disertai pengaturan asupan kalori dan kebiasaan makan, penurunan lemak tubuh akan lebih efektif.
Jika barre + stepmill dilakukan bersama? Sinergi "penguatan otot perut + pengelolaan lemak tubuh"
Mengombinasikan barre dan stepmill dapat saling melengkapi manfaat latihan yang berbeda. Jika barre berfokus pada peningkatan kekuatan dan daya tahan otot seluruh tubuh, termasuk core seperti perut dan pinggang, maka stepmill memberikan efek besar sebagai olahraga aerobik yang menaikkan detak jantung dan meningkatkan pengeluaran energi.
Dengan demikian, barre dapat digunakan untuk mengencangkan otot di sekitar perut dan pinggang, sementara stepmill meningkatkan kebugaran kardiorespirasi sekaligus membantu mengelola lemak tubuh secara menyeluruh. Stepmill juga menuntut tubuh menopang diri agar tubuh bagian atas tidak bergoyang saat menaiki tangga, sehingga otot core ikut digunakan. Karena kedua olahraga sama-sama aktif menggunakan otot tubuh bagian bawah seperti bokong dan paha, latihan ini juga dapat membantu membentuk garis kaki yang kencang.
Otoritas kesehatan Amerika Serikat merekomendasikan orang dewasa untuk melakukan olahraga aerobik dan latihan penguatan otot secara bersamaan. Metode latihan yang mengombinasikan barre dan stepmill seperti Han Ji-hye dapat meningkatkan pengeluaran energi sekaligus mengencangkan otot, sehingga dapat menjadi kombinasi yang efektif untuk mengelola lemak berlebih dan mempertahankan bentuk tubuh yang kencang.