
Aktris Go So-young membagikan kebiasaan perawatan yang ia jalani sendiri untuk membantu efek lifting.
Go So-young baru-baru ini memperlihatkan rutinitas pagi yang ia pertahankan selama 30 tahun melalui kanal YouTube miliknya.
Ia memulai pagi dengan membasuh wajah ringan menggunakan air, lalu mengoleskan pelembap. Setelah itu, ia menggulirkan gua sha rol di wajah untuk membantu penyerapan produk. Ia kemudian kembali menggunakan gua sha rol untuk menggulirkannya di atas alis dan dahi sambil memijat. Go So-young berkata, "Ini membuat lifting supaya tidak turun," lalu menambahkan, "Di wajah juga ada sangat banyak otot. Kalau tidak dilemaskan, lama-lama terasa sakit."
Untuk kulit kepala, ia memijat menggunakan gua sha berbentuk sisir. Sambil mengulang gerakan menyapu dari bagian depan kepala ke arah belakang, Go So-young menegaskan, "Kulit kepala harus benar-benar dilemaskan agar ada efek lifting."

Gua sha wajah membantu mengurangi bengkak dan meredakan ketegangan otot
Seperti disampaikan Go So-young, wajah memang memiliki banyak otot. Otot-otot wajah berperan dalam mengangkat alis, memejamkan mata, menggerakkan sudut bibir, dan membentuk ekspresi. Menggunakan gua sha rol tidak serta-merta memberikan efek memperpanjang kolagen atau elastin di dalam kulit secara langsung. Namun, selama proses pijat, aliran darah dan aliran limfa dapat membaik sementara dan ketegangan otot berkurang, sehingga bengkak pada wajah menurun dan kontur dapat tampak lebih rapi. Terutama bagi orang yang sering mengatupkan rahang atau memiliki ketegangan otot ekspresi yang tinggi, setelah pijat wajah bisa terasa lebih ringan dan tidak terlalu kaku.
Saat melakukan gua sha wajah, sebaiknya oleskan pelembap atau minyak secukupnya setelah mencuci muka, lalu gulirkan dengan tekanan ringan—tidak sampai membuat kulit terdorong atau tertarik. Arah gerakan dipertahankan dari tengah wajah ke arah luar. Garis rahang digerakkan dari dagu ke arah bawah telinga, pipi dari sisi hidung ke arah tulang pipi dan telinga, serta area sekitar mata digulirkan lembut dari bagian dalam ke luar. Dahi digerakkan dari atas alis ke arah garis rambut, sedangkan leher disapu ringan dari bawah telinga ke arah tulang selangka. Hindari area dengan jerawat meradang, luka, eksim, kulit terbakar matahari, atau bagian yang memar.
Memijat kulit kepala membuat wajah terasa lebih rileks
Go So-young juga merelaksasikan kulit kepalanya dengan gua sha sisir. Kulit kepala, dahi, pelipis, dan area sekitar leher terhubung melalui jaringan kulit dan fasia. Karena itu, pada orang yang kulit kepalanya kaku atau memiliki ketegangan berat di sekitar otot temporalis dan otot frontalis, setelah pijat wajah bisa terasa lebih rileks dan tampak lebih nyaman. Pijat kulit kepala tidak dapat mengangkat kulit wajah secara langsung, tetapi dapat meredakan ketegangan di sekitar kulit kepala serta area dahi dan pelipis. Selain itu juga dapat meningkatkan aliran darah sementara sehingga wajah tampak lebih ringan dan tidak terlalu bengkak. Karena itu, secara subjektif seseorang bisa merasakan "wajah seperti terangkat" atau "elastisitas terasa membaik".
Dengan gua sha sisir atau ujung jari, cukup sapukan perlahan dari garis rambut dahi ke arah puncak kepala, lalu dari puncak kepala ke arah belakang kepala. Area pelipis dan sekitar telinga ditekan ringan seolah menggambar lingkaran. Jika menggaruk dengan kuku atau menggosok terlalu kuat sampai kulit kepala memerah, dapat timbul folikulitis, dermatitis iritan, dan nyeri. Hindari bila mengalami dermatitis seboroik, ada luka di kulit kepala, jerawat meradang, atau segera setelah perawatan rambut rontok; bila setelah pijat kulit kepala terasa perih, gatal, atau ketombe serta cairan/eksudat meningkat, hentikan.