Diet “telur+minyak zaitun” untuk turun berat badan? Mengikuti ‘Wegovy alami’ justru bisa bikin gemuk, ini sebabnya

| masukan:

Telur rebus dengan minyak zaitun dapat meningkatkan rasa kenyang… tetapi jika dituangkan berlebihan justru dapat memicu kenaikan berat badan

Minyak zaitun hanya satu sendok makan saja sudah mengandung sekitar 120 kcal. Meski lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh, kelebihan kalori tetap bisa menumpuk menjadi lemak tubuh. Foto=dibuat oleh ChatGPT

Pola makan yang dijuluki ‘Wegovy alami’—yakni mengonsumsi telur rebus dengan minyak zaitun—sedang populer sebagai menu diet. Kombinasi protein dan lemak memang dapat membantu mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Namun, bila tanpa sadar minyak zaitun dituangkan terlalu banyak atau menu ini dijadikan satu-satunya pilihan berulang-ulang, upaya menurunkan berat badan justru bisa tersendat.

Satu sendok minyak zaitun sekitar 120 kcal⋯hindari menuang ‘banyak-banyak’

Protein dari telur dan lemak dari minyak zaitun dapat memperlambat proses pencernaan sehingga membantu mencegah rasa lapar datang terlalu cepat. Dibandingkan sarapan dengan roti atau sereal yang sangat manis, kombinasi ini juga berpotensi lebih menguntungkan untuk rasa kenyang setelah makan dan pengelolaan gula darah.

Namun, minyak zaitun hanya satu sendok makan saja sudah mengandung sekitar 120 kcal. Meski lemak tak jenuh yang baik bagi tubuh, bila dikonsumsi melebihi kebutuhan, kelebihan kalori dapat tersimpan sebagai lemak tubuh. Jika tujuannya menurunkan berat badan, lebih aman memulai dari 1 sendok teh per makan dan menyesuaikannya dengan total kalori, ketimbang menuang berputar-putar di piring tanpa takaran.

Jika hanya makan telur dan minyak zaitun, serat pangan bisa kurang

Telur dan minyak zaitun hampir tidak mengandung serat pangan. Jika kebiasaan menyelesaikan makan hanya dengan kombinasi ini berlanjut, konstipasi mudah terjadi dan makanan bagi mikrobiota usus bisa berkurang. Ada juga orang yang merasakan kelelahan atau penurunan konsentrasi bila benar-benar menghentikan karbohidrat.

Sebaiknya tambahkan sayuran seperti selada, tomat, mentimun, dan brokoli. Bila perlu, tambahkan sedikit roti gandum utuh atau nasi campuran biji-bijian. Rasa kenyang akan lebih stabil dan ketidakseimbangan gizi dapat dihindari bila protein dan lemak dilengkapi serat pangan.

Garam cukup sejumput, lada sekadar menambah rasa

Menambahkan banyak garam atau lada tidak membuat efek penurunan berat badan menjadi lebih besar. Terutama jika menaburkan garam kasar banyak-banyak hanya dengan perkiraan, asupan natrium meningkat dan dapat memicu rasa haus serta bengkak. Orang dengan hipertensi atau penyakit ginjal perlu lebih berhati-hati.

Dengan patokan dua butir telur rebus, garam cukup sejumput dan lada cukup untuk menambah aroma. Sementara itu, komponen piperin pada lada pernah diteliti terkait pengaruhnya terhadap metabolisme. Namun, bukti untuk mengharapkan efek penurunan berat badan yang nyata pada takaran konsumsi umum masih kurang.

GLP-1 yang dilepaskan dari makanan berbeda efeknya dengan obat antiobesitas

Saat makan, usus secara alami melepaskan GLP-1 yang berperan dalam rasa kenyang dan pengaturan gula darah. Pola makan telur rebus–minyak zaitun yang mengandung protein dan lemak juga dapat membantu mempertahankan rasa kenyang, tetapi sebutan ‘Wegovy alami’ bukan istilah yang akurat secara medis.

GLP-1 yang diproduksi tubuh cepat terurai, sedangkan Wegovy adalah obat resep yang dirancang agar efeknya bertahan lama. Karena itu, pola makan ini hanyalah susunan satu kali makan yang membantu mengatur porsi, bukan pengganti obat antiobesitas. Untuk menurunkan berat badan, yang diperlukan adalah meningkatkan energi yang dibakar dibandingkan total kalori yang dikonsumsi per hari, bukan bergantung pada makanan tertentu.

×