
Penyanyi Kwon Eun-bi memamerkan bentuk tubuh yang mengagumkan.
Baru-baru ini, Kwon Eun-bi mengunggah beberapa foto profil baru di SNS miliknya.
Dalam foto tersebut, Kwon Eun-bi menonjolkan siluet tubuhnya dengan mengenakan bodysuit dan celana jeans. Terutama, pinggang ramping tanpa lemak berlebih serta garis lengan yang halus berhasil menarik perhatian banyak orang.
‘Twist plank’ melatih otot perut dan sisi pinggang untuk membentuk garis pinggang yang ramping

Sebelumnya, Kwon Eun-bi pernah membagikan momen saat berolahraga di SNS. Dalam video yang ia unggah sendiri, latihan otot perut yang ia lakukan adalah ‘twist plank’. Ini merupakan variasi dari plank dasar dengan tambahan gerakan memutar panggul ke kiri dan ke kanan.
Posisi dasar dimulai dari plank dengan siku tepat di bawah bahu dan tubuh dijaga tetap lurus. Dalam keadaan ini, turunkan panggul perlahan ke satu sisi mendekati lantai, lalu kembali ke tengah, dan ulangi dengan cara yang sama ke sisi sebaliknya. Pada saat ini, tubuh bagian atas harus dijaga semaksimal mungkin tetap stabil, dan hanya panggul yang bergerak. Saat mengulang gerakan, bukan hanya otot perut, tetapi juga otot sisi pinggang (obliquus) serta otot penstabil tulang belakang dapat dilatih secara bersamaan.
Jangan mengandalkan momentum; jaga keselarasan tubuh agar manfaatnya maksimal
Hal pentingnya adalah jangan menurunkan panggul terlalu jauh atau bergerak cepat dengan memanfaatkan momentum. Pasalnya, rangsangan pada otot perut bisa berkurang dan beban pada pinggang (punggung bawah) dapat meningkat. Terutama, jaga keselarasan tubuh agar pinggang tidak melengkung turun dan bahu tidak membulat ke depan; arahkan pandangan secara alami ke lantai.
Untuk jumlah repetisi dan susunan set, umumnya 10–15 repetisi per sisi dihitung sebagai 1 set, dan sekitar 3 set dinilai sesuai. Pada awalnya, mulailah dengan sekitar 8–10 repetisi sambil fokus mempertahankan teknik yang tepat, lalu setelah terbiasa, tingkatkan jumlah repetisi atau set secara bertahap. Metode lain yang juga efektif adalah melakukan 3 set berdasarkan waktu, masing-masing 30 hingga 60 detik. Waktu istirahat antarset yang dianjurkan adalah sekitar 30 detik hingga 1 menit.
