“Noda darah harus dicuci dengan air dingin”…6 tips menghilangkan noda berdasarkan jenisnya

| masukan:

Teknik menghilangkan noda berbeda-beda tergantung jenisnya

Jika pakaian terkena darah, segera bilas dengan air dingin mengalir. Foto=Getty Image Bank

Begitu noda menempel pada pakaian berwarna terang, biasanya tidak mudah hilang. Noda dapat muncul pada pakaian, selimut, karpet, dan sebagainya; untuk menghilangkan darah, urine, muntahan, dan lain-lain hingga benar-benar bersih, diperlukan teknik khusus.

Saat menghilangkan noda, kenakan sarung tangan sekali pakai, dan bersihkan dari bagian dalam noda agar noda tidak menyebar ke area sekitarnya. Terutama, jangan pernah mencampur pemutih berbasis klorin dengan amonia. Campuran ini dapat menghasilkan gas beracun. Jika terhirup, dapat berdampak serius pada kesehatan. Berikut cara menghilangkan noda tertentu.

◆ Jika terkena anggur 

Untuk noda anggur pada pakaian, rendam selama 15 menit dalam larutan yang dibuat dengan mencampurkan 1/2 sendok teh sabun cuci piring cair dan 1 sendok makan cuka putih ke dalam sekitar 1 liter air hangat suam-suam kuku. Lalu, gosok perlahan dengan kain yang dibasahi alkohol antiseptik dari tengah noda ke arah luar. Setelah itu, rendam lagi selama 30 menit dalam sekitar 1 liter air hangat yang ditambahkan 1 sendok makan deterjen yang mengandung enzim.

◆ Noda keringat di ketiak

Jika noda keringat di ketiak pada pakaian putih berubah kekuningan, biasanya sulit dihilangkan. Untuk menghilangkan noda keringat, rendam dalam air dingin atau bersihkan noda dengan spons, lalu rendam sekitar 30 menit dalam air hangat yang dicampur deterjen ber-enzim. Kemudian semprotkan pada noda larutan yang dibuat dengan menambahkan 1 sendok makan amonia dan 1/2 sendok teh sabun cair ke dalam sekitar 1 liter air hangat. Lalu oleskan deterjen atau sabun langsung pada noda dan gosok. Terakhir, cuci dengan air paling panas dan keringkan secara alami.

◆ Jika terkena darah 

Jika pakaian terkena darah, segera bilas dengan air dingin mengalir. Oleskan deterjen cair atau sabun pada noda lalu gosok, kemudian bilas dengan air mengalir; ulangi beberapa kali. Setelah itu rendam pakaian dalam air dingin sekitar 30 menit. Jika noda masih tersisa, teteskan sedikit hidrogen peroksida, diamkan beberapa menit, lalu bilas.

◆ UrineLendirSusu formula 

Pertama, kerik sisa kotoran yang menempel. Campurkan 1/2 sendok teh sabun cuci piring cair dan 1 sendok makan amonia ke dalam sekitar 1 liter air hangat suam-suam kuku. Rendam pakaian sekitar 15 menit, lalu gosok noda dengan lembut menggunakan kain. Kemudian rendam lagi 15 menit, bilas, dan rendam dalam deterjen yang mengandung enzim selama minimal 30 menit. Setelah itu, cuci dengan mesin cuci seperti biasa.

◆ Muntahan

Pertama, bersihkan dengan tisu dapur. Jika mengenai karpet atau kain pelapis furnitur, gunakan soda kue untuk menyerap kelembapan, lalu bersihkan seluruh area yang terkena noda dengan air sabun. Jika mengenai pakaian, cuci dengan deterjen dan air panas. Pada opsi mesin cuci, pilih air paling panas dan waktu pencucian paling lama. Terakhir, disinfeksi area sekitar noda dengan larutan yang dibuat dengan mencampurkan 1 cangkir pemutih biasa ke dalam sekitar 3,7 liter air.

◆ Jamur 

Karena jamur dapat merusak bahan, penting untuk segera menghilangkan noda jamur. Jika pakaian terkena noda jamur, cuci dengan sabun dan air, bilas, lalu jemur di bawah sinar matahari. Jika noda masih tersisa, campurkan air perasan lemon dan garam, oleskan pada noda, lalu keringkan di luar ruangan.

×