Kwon Eun-bi, Apa yang Terjadi di Wajahnya? Mengalami Luka Bakar di Hidung dan Bibir

| masukan:

[Celeb Health] Penyanyi Kwon Eun-bi Mengalami Luka Bakar Derajat 2

Kwon Eun-bi mengalami luka bakar derajat 2 di hidung dan bibir. Foto=Instagram Kwon Eun-bi

Penyanyi Kwon Eun-bi mengalami luka bakar derajat 2 di wajahnya. Sebelumnya, ia telah membagikan kabar terbaru tentang pendakian Gunung Kilimanjaro di Tanzania bersama dengan Noh Hong-chul dan Lee Si-young.

Baru-baru ini, Kwon Eun-bi mengunggah foto wajahnya di media sosialnya dan menulis, "Ini foto seperti di dermatologi, tapi ini wajah saya. Luka bakar derajat 2 di hidung dan bibir setelah pendakian Kilimanjaro. Kaget, kan?"

Di dalam foto, bagian hidung dan bibir Kwon Eun-bi tampak merah dan kulitnya mengelupas akibat luka bakar. Ia mengatakan, "Setiap hari tanpa terlewat, saya mengoleskan salep dan menutupinya," dan menambahkan, "Waktu berlalu, wajah saya menjadi gelap, muncul bintik-bintik, dan ada masalah kemerahan. Namun, saya sudah mulai membaik." Setelah itu, Kwon Eun-bi menunjukkan penampilan yang sepenuhnya pulih, memberikan rasa lega.

Risiko Luka Bakar Saat Pendakian di Ketinggian dengan Sinar UV yang Kuat

Gunung Kilimanjaro yang didaki Kwon Eun-bi terletak dekat dengan khatulistiwa, sehingga intensitas sinar UV sangat tinggi. Selain itu, seiring dengan meningkatnya ketinggian, lapisan atmosfer menjadi lebih tipis, sehingga paparan sinar UV selama pendakian meningkat secara drastis. Ditambah dengan refleksi sinar UV dari salju atau batuan terang, serta suhu rendah dan angin kencang yang dapat merusak penghalang kulit, dapat menyebabkan luka bakar derajat 2 yang disertai dengan lepuh, nanah, dan rasa sakit.

Luka bakar diklasifikasikan dari derajat 1 hingga 4 tergantung pada kedalaman dan penyebabnya. Luka bakar derajat 1 hanya merusak lapisan epidermis, luka bakar derajat 2 merusak sebagian epidermis dan dermis, luka bakar derajat 3 merusak seluruh lapisan dermis dan jaringan lemak subkutan, dan luka bakar derajat 4 merusak otot atau tulang.

Pendinginan Area Luka Bakar dan Jangan Memecahkan Lepuh

Segera setelah luka bakar terjadi, penting untuk segera menghentikan sumber panas dan mendinginkan area tersebut dengan air dingin yang bersih atau kompres dingin selama 10-20 menit untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit. Namun, mengaplikasikan es langsung ke kulit harus dihindari karena dapat menyebabkan radang dingin atau kerusakan lebih lanjut.

Jika lepuh terbentuk, jangan memecahkannya secara sembarangan, dan jika sudah pecah, risiko infeksi meningkat, sehingga harus menjaga kondisi steril dan mengoleskan salep antibiotik atau salep khusus untuk luka bakar. Namun, untuk wajah, terutama hidung dan bibir, risiko bekas luka dan hiperpigmentasi tinggi, sehingga disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mendapatkan resep steroid topikal yang tepat, perawatan antibiotik, dan pembalut lembab.

Selama masa pemulihan, penting untuk menjaga kelembapan yang cukup dan meminimalkan iritasi sampai kerak jatuh secara alami. Setelah penyembuhan, perlu dilakukan perlindungan dari sinar UV yang teliti selama beberapa bulan untuk mencegah hiperpigmentasi.

Ketika Mendaki Gunung Tinggi, Pastikan Perlindungan dari Sinar UV Lebih Ketat dan Kenakan Topi, Masker, dan Kacamata Hitam

Sementara itu, saat mendaki gunung tinggi seperti Kilimanjaro, diperlukan persiapan yang lebih ketat dibandingkan dengan perlindungan sinar UV biasa untuk mencegah luka bakar. Pertama, gunakan tabir surya dengan SPF 50+, PA++++ atau lebih tinggi secara cukup. Terutama selama pendakian, karena mudah hilang akibat keringat atau angin, harus dioleskan kembali setiap 2-3 jam. Bagian yang menonjol seperti hidung dan tulang pipi sebaiknya dioleskan lebih tebal.

Gunakan lip balm yang memiliki fungsi perlindungan sinar UV, bukan lip balm biasa. Mengenakan topi lebar, masker, dan kacamata hitam juga sangat membantu. Selain itu, untuk mengurangi "windburn" akibat udara dingin dan kering di pegunungan, mengoleskan krim atau salep dengan kelembapan tinggi di atas tabir surya dapat memperkuat penghalang kulit.

×