
Penyanyi dan aktris Lee Jeong-hyun (46) telah membagikan rutinitas perawatan kulit paginya yang unik untuk menjaga wajahnya tanpa cacat.
Baru-baru ini, Lee Jeong-hyun muncul di KBS 2TV Variety Show 'New Menu Launch Restaurant' dan mengungkapkan rahasia kecantikan awet mudanya. Dalam video tersebut, Lee Jeong-hyun langsung menuju wastafel setelah bangun tidur. Meskipun dalam keadaan tanpa makeup, kulit Lee Jeong-hyun terlihat jernih tanpa noda. MC Hyojeong bertanya, "Apakah kamu baru bangun tidur?" dan menunjukkan reaksi terkejut.
Sejak penampilan pertamanya di 'Restaurant' pada tahun 2019, Lee Jeong-hyun telah menarik perhatian dengan penampilan dan kulit awet mudanya. Setelah mencuci wajah, Lee Jeong-hyun dengan teliti mengoleskan produk perawatan dasar dan mengungkapkan kebiasaan lama yang dimilikinya. Dia berkata, "Ada sesuatu yang saya lakukan sejak usia 19 tahun, dan tidak ada yang lebih baik dari ini," sambil menggosok wajah dan lehernya dengan piring keramik.
Bukan Alat untuk Pijat, Harus Hati-hati
Gerakan menekan bagian tubuh dengan piring seperti Lee Jeong-hyun dapat memberikan efek akupresur dan pijat. Dengan menggunakan alat yang hangat atau memiliki berat yang sesuai untuk menekan kulit, sirkulasi darah dan limfa akan terstimulasi.
Namun, saat menggunakan piring, perlu berhati-hati. Piring bukanlah alat yang dirancang untuk pijat, sehingga tekanan yang kuat dapat menyebabkan retak atau pecah. Terutama, keramik yang dilapisi glasir bisa licin dan sulit untuk mengatur tekanan, jadi sebaiknya gunakan alat khusus pijat untuk keamanan.
Efek Mirip Guasha?
Secara umum, menggunakan guasha yang sedang tren saat ini dapat memberikan efek serupa. Guasha kecil dan keras digunakan untuk memijat wajah, kulit kepala, leher, dan belakang telinga. Dengan memberikan stimulasi pada kulit menggunakan guasha, pembuluh darah akan melebar, meningkatkan sirkulasi darah, dan secara efektif mengurangi pembengkakan. Guasha juga membantu merelaksasi ketegangan otot dan tendon, sehingga mengurangi nyeri otot.
Stimulasi kulit kepala dengan guasha dapat meningkatkan aliran darah ke folikel rambut, membantu pertumbuhan rambut yang sehat. Limbah di kulit kepala juga akan dikeluarkan. Jika limbah menumpuk di kulit kepala, tidak hanya akan menimbulkan bau, tetapi juga dapat menyebabkan dermatitis seboroik dan kerontokan rambut.
Apa Efek Samping Guasha?
Namun, saat menggunakan guasha, kulit harus digosok dengan lembut. Jika tekanan diterapkan secara sembarangan, kapiler di kulit dapat pecah, menyebabkan memar atau peradangan. Meskipun memberikan tekanan yang kuat, efeknya tidak akan lebih besar. Stimulasi yang kuat justru dapat membuat otot tegang dan menyebabkan nyeri otot.
Guasha harus digunakan dengan gerakan menggesek dari dagu ke bawah telinga, dan dari dahi ke puncak kepala. Untuk mengurangi gesekan dengan kulit, sebaiknya oleskan krim pijat atau minyak terlebih dahulu. Namun, bagi orang yang memiliki penyakit kulit, bahan minyak dapat menyumbat pori-pori dan menyebabkan jerawat, jadi harus hati-hati.
Setelah pijat, guasha perlu dicuci dan disimpan. Jika disimpan tanpa disinfeksi dan digunakan kembali, bakteri dapat berkembang biak dan menyebabkan dermatitis, jerawat, dan masalah kulit lainnya.
