“Lihat cermin sekarang, apakah ada kerutan di antara alis?”…semakin dalam, adakah cara untuk mengembalikannya?

| masukan:

[Rahasia Kulit Awet Muda]

Area di antara alis memiliki sedikit kelenjar minyak sehingga kehilangan kelembapan dengan cepat. Cukup hidrasi berfungsi untuk mempertahankan ‘elastisitas yang dapat dilipat dan dibuka kembali’ daripada menghilangkan kerutan. Foto=Clipart Korea

Kerutan vertikal yang terletak di antara alis di cermin lebih dekat ke catatan kebiasaan ekspresi yang diulang puluhan kali dalam sehari daripada sekadar hasil penuaan. Ketika berkonsentrasi, merasa kesal, atau melihat layar dalam waktu lama, wajah yang tanpa sadar berkerut terukir pada kulit. Dalam praktik dermatologi, kerutan di antara alis sering diklasifikasikan sebagai ‘kerutan ekspresi’ daripada ‘kerutan penuaan’. Meskipun sulit untuk menghapus kerutan yang sudah ada sepenuhnya, kecepatan kedalaman dan perubahan penampilan dapat cukup dikendalikan tergantung pada metode perawatan.

Berhenti dari kerutan tanpa sadar dan perawatan ekspresi

Langkah pertama dalam perawatan kerutan di antara alis adalah menyadari pola ekspresi diri sendiri. Menurut penelitian terkait, saat melakukan pekerjaan yang membutuhkan konsentrasi, orang rata-rata membuat ekspresi halus yang menegangkan area di antara alis beberapa kali per menit. Jika kebiasaan ini diulang selama bertahun-tahun, bekas kontraksi otot akan terikat pada kulit. Secara sadar periksa momen ketika area di antara alis tegang sepanjang hari, dan hanya dengan berlatih melepaskan ketegangan antara dahi dan alis, ketegangan otot akan perlahan-lahan berkurang. Proses mereset ‘nilai dasar’ ekspresi adalah kuncinya.

Kurangi tekanan di tengah wajah dengan perawatan mata dan rahang

Kerutan di antara alis terhubung dengan struktur ketegangan seluruh wajah. Jika ada kebiasaan mengerutkan mata atau menggigit gigi dengan kuat, tekanan akan terfokus di bagian tengah wajah. Sebenarnya, ada laporan bahwa orang yang memiliki ketegangan otot rahang yang kuat cenderung memiliki kerutan di antara alis yang lebih dalam. Gerakan membuka mata lebar dan menutupnya perlahan, serta kebiasaan melepaskan rahang ke kiri dan kanan dengan lembut, berfungsi untuk mendistribusikan tekanan yang terakumulasi di antara alis. Mengelola ketegangan seluruh wajah diperlukan agar area di antara alis juga dapat rileks.

Peregangan area di antara alis menggunakan tangan

Area di antara alis adalah bagian yang mudah mengalami stagnasi sirkulasi darah, sehingga otot mudah mengeras. Setelah mencuci wajah, melakukan peregangan dengan perlahan menarik area di antara alis ke kiri dan kanan menggunakan jari telunjuk dan jari tengah dalam keadaan telah mengoleskan pelembap dapat membantu relaksasi otot dan meningkatkan aliran darah. Rasa ‘meregangkan’ kulit lebih penting daripada tekanan yang kuat. Melakukan ini selama 1-2 menit sehari, baik di pagi hari atau sebelum tidur, dapat mengurangi kekakuan di antara alis dan membuat ekspresi menjadi lebih lembut.

Manajemen kelelahan mata mempengaruhi kecepatan kerutan di antara alis

Peningkatan waktu penggunaan perangkat digital adalah faktor utama yang mempercepat kerutan di antara alis. Semakin lama melihat layar, semakin tidak sadar seseorang akan mengerutkan mata. Para ahli merekomendasikan untuk melakukan ‘istirahat pandangan’ dengan melihat jauh selama minimal 20 detik setiap 30-40 menit. Hanya dengan mengatur kecerahan layar dan mengelola kekeringan mata, frekuensi penggunaan otot di antara alis dapat berkurang secara signifikan. Ketika mata merasa nyaman, ketegangan yang masuk ke area di antara alis juga akan secara alami berkurang.

Hidrasi dan pelembapan untuk mencegah ‘penguncian kerutan

Kerutan ekspresi lebih mudah terikat ketika kulit kering. Area di antara alis memiliki sedikit kelenjar minyak sehingga kehilangan kelembapan dengan cepat. Cukup hidrasi berfungsi untuk mempertahankan ‘elastisitas yang dapat dilipat dan dibuka kembali’ daripada menghilangkan kerutan. Setelah mencuci wajah, oleskan pelembap dengan teliti hingga ke area di antara alis, dan di malam hari, oleskan sedikit krim untuk mencegah penguapan kelembapan. Hanya dengan perawatan dasar ini, kecepatan penguncian kerutan dapat melambat.

Botox untuk kerutan di antara alis, efektif tetapi harus hati-hati!

Jika perbaikan melalui manajemen sehari-hari sulit, Botox dapat dipertimbangkan, tetapi ini adalah pilihan terakhir. Botox di antara alis mengurangi kontraksi otot untuk mengurangi kerutan, tetapi jika berlebihan, dapat menyebabkan ekspresi yang aneh, kelopak mata turun, atau efek samping seperti sakit kepala. Ada juga kemungkinan bahwa perubahan ekspresi dapat terikat jika dilakukan berulang kali. Penting untuk menilai kebutuhan dengan hati-hati setelah perbaikan kebiasaan dasar dan manajemen dilakukan dengan cukup.

×