
Korea diperkirakan akan mengalami lonjakan biaya perawatan medis untuk penyakit terkait usia lanjut seperti demensia dan penyakit kronis saat memasuki masyarakat super tua pada tahun 2025. Pada tahun 2030, total biaya perawatan medis diperkirakan akan mencapai 191 triliun won, yang diperkirakan akan menyulitkan pengelolaan keuangan asuransi kesehatan nasional.
Menurut laporan penelitian ‘Perkiraan dan Analisis Biaya Perawatan Medis Berdasarkan Penyakit’ yang dirilis oleh Badan Penelitian Asuransi Kesehatan Nasional awal bulan ini, total biaya perawatan medis domestik meningkat sekitar lima kali lipat dari sekitar 22 triliun won pada tahun 2004 menjadi sekitar 110 triliun won pada tahun 2023. Laporan tersebut memperkirakan bahwa pada tahun 2030, total biaya perawatan medis dapat meningkat hingga 191 triliun won.
Dengan memasuki masyarakat dengan tingkat kelahiran rendah dan penuaan, urutan pengeluaran biaya perawatan medis berdasarkan penyakit juga mengalami perubahan. Penyakit sistem pernapasan yang memiliki proporsi biaya perawatan medis yang tinggi di kalangan generasi muda terus menurun dalam urutan pengeluaran biaya perawatan medis. Sebaliknya, penyakit sistem kardiovaskular dan sistem pencernaan yang memiliki proporsi tinggi di kalangan usia 65 tahun ke atas terus meningkat dalam urutan biaya perawatan medis.
Biaya perawatan medis untuk penyakit mental seperti depresi dan gangguan kognitif yang meningkat di seluruh generasi, serta penyakit saraf seperti demensia, stroke, dan penyakit Parkinson yang sering terjadi pada kelompok usia lanjut, diperkirakan juga akan meningkat. Hasil survei menunjukkan bahwa ‘Gangguan Mental dan Perilaku’ diperkirakan akan naik dari peringkat 8 pada tahun 2023 menjadi peringkat 5 pada tahun 2030, sementara ‘Penyakit Saraf’ diperkirakan akan naik dari peringkat 11 menjadi peringkat 7 dalam periode yang sama.
Demensia adalah penyakit yang memiliki beban biaya perawatan medis yang sangat besar di masa depan. Hasil survei tim penelitian menunjukkan bahwa biaya perawatan medis untuk demensia meningkat sekitar 4,3 kali dari 779,6 miliar won pada tahun 2010 menjadi 3,3373 triliun won pada tahun 2023, dan diperkirakan akan meningkat dari 3,7 triliun won menjadi maksimum 4,4 triliun won pada tahun 2030.
Pihak peneliti menekankan bahwa “peningkatan biaya perawatan medis adalah hasil dari berbagai faktor yang berinteraksi secara kompleks, termasuk perubahan struktur penyakit akibat tren penuaan dan pola penggunaan layanan kesehatan,” dan “untuk pengelolaan keuangan asuransi kesehatan, sistem prediksi yang mencerminkan kejadian dan prevalensi penyakit berdasarkan total pengeluaran harus dibangun.”
