Mandi Anjing dengan Bersih, Penyakit Kulit 'Petaka'... Mengapa Mandi Lebih Berbahaya di Musim Dingin?

| schedule masukan:

[Hewan Peliharaan dan Kesehatan]

pH kulit lebih mendekati alkali dibandingkan manusia dan jumlah sebum yang sedikit, sehingga mandi berlebihan dapat menyebabkan penyakit kulit. Foto=Clipart Korea

Untuk memandikan kucing sekali, pemiliknya akan berkeringat lebih banyak. Jika Anda adalah pemilik anjing dan kucing, Anda pasti selalu bingung tentang waktu dan cara memandikan. Mandi terlihat seperti hal yang wajar, tetapi tergantung pada struktur bulu, penghalang kulit, dan kebiasaan grooming, 'mandi berlebihan' justru dapat menyebabkan masalah kulit. Terutama di musim dingin, ketika pemanas membuat ruangan menjadi kering, penghalang kulit hewan peliharaan lebih mudah rusak setelah mandi, sehingga perawatannya menjadi lebih sulit. Memilih cara mandi yang sesuai dengan gaya hidup hewan peliharaan adalah kunci untuk menjaga bulu dan kulit yang sehat.

Mandi Anjing — 'Frekuensi' Lebih Baik Berdasarkan Kondisi Kulit, Bau, dan Kotoran

Anjing sering berjalan-jalan dan keluar, sehingga bulunya mudah terkena debu dan kotoran dari kotoran. Namun, pH kulit lebih mendekati alkali dibandingkan manusia dan jumlah sebum yang sedikit, sehingga pembersihan yang berlebihan dapat menyebabkan kekeringan, pengelupasan, dan dalam kasus yang parah, dermatitis. Umumnya, disarankan setiap 3-4 minggu, tetapi untuk anjing berbulu pendek atau anjing peliharaan dalam ruangan, bisa lebih lama. Terutama untuk anjing berbulu panjang dan yang memiliki masalah kulit, bimbingan dokter hewan diperlukan. Sebelum mandi, sikat bulu untuk mengurai kekusutan, gunakan air hangat dan sampo khusus yang tidak mengiritasi untuk mencuci dengan cepat, dan proses mengeringkan bulu sepenuhnya juga harus dilakukan.

Mandi Kucing — "Tidak Perlu Sering Dimandikan" Namun, Ada Pengecualian

Kucing memiliki kemampuan grooming yang sangat baik dan dapat menghilangkan sebagian besar kotoran sendiri. Oleh karena itu, mandi yang terlalu sering justru dapat menyebabkan stres dan melemahkan pelindung kulit. Namun, jika kucing berbulu panjang mengalami kekusutan yang sulit diatasi sendiri, atau jika mengalami obesitas atau usia lanjut yang mengurangi kemampuan grooming, atau jika terdapat benda asing, minyak, atau kotoran, mandi mungkin diperlukan. Karena kucing tidak suka air, lebih baik memandikannya dengan cepat di tempat yang stabil seperti wastafel atau bak mandi kecil, dan suara keras dari pengering dapat menyebabkan stres, jadi lebih baik mengeringkannya perlahan dengan handuk dan angin hangat rendah.

Cara Mengurangi Stres Mandi — Atur Lingkungan, Suhu, dan Urutan

Alasan utama mengapa hewan peliharaan merasa kesulitan saat mandi adalah karena tergelincir, suara air, dan perubahan suhu tubuh yang tiba-tiba. Letakkan mat di dasar bak mandi untuk mengurangi tergelincir, dan atur tekanan air shower menjadi lemah untuk meminimalkan suara aliran air, sehingga dapat mengurangi kecemasan secara signifikan. Suhu air hangat yang sesuai adalah sekitar 37-39℃, dan harus mulai membasahi tubuh perlahan-lahan, bukan kepala, agar tidak terkejut. Setelah mandi, segera keringkan bulu yang basah agar tidak terlalu lama dan mencegah penurunan suhu tubuh, dan memberikan camilan sebagai imbalan serta menggunakan nada suara lembut dapat menciptakan pengalaman positif sehingga stres saat mandi berikutnya berkurang secara signifikan.

Jika Mandi Sulit? — Menyikat, Sampo Kering, dan Pembersihan Bagian Sebagai Alternatif

Perawatan kebersihan hewan peliharaan tidak harus selalu 'mandi seluruh tubuh'. Terutama untuk kucing atau anjing yang mudah stres, menyikat saja sudah cukup untuk membersihkan debu, bulu mati, dan sebum yang menempel pada bulu. Menggunakan tisu basah khusus hewan peliharaan atau kain hangat untuk membersihkan area sekitar mata, mulut, telapak kaki, dan sekitar anus juga sangat efektif. Sampo kering atau bubuk dapat digunakan untuk mengontrol bau dan minyak tanpa air, sehingga memperpanjang interval mandi. Mencuci selimut, rumah, dan mainan serta ventilasi ruangan juga sangat membantu kesehatan kulit.

Prinsip Dasar yang Tidak Boleh Dilewatkan Saat Mandi

Sampo untuk manusia memiliki pH dan bahan surfaktan yang sangat berbeda, sehingga dapat merusak penghalang kulit hewan peliharaan dan tidak boleh digunakan. Jika bulu masih sedikit basah setelah mandi, dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri, bau, gatal, dan flu, sehingga 'pengeringan sempurna' adalah suatu keharusan. Di musim dingin, hindari menempatkan hewan peliharaan terlalu lama di depan pemanas setelah mandi. Suhu panas dapat memperburuk kekeringan kulit. Jika setelah mandi kulit menjadi merah atau terjadi ketombe dan kerontokan berulang, mungkin bukan hanya masalah mandi, sehingga perlu diagnosis dari dokter hewan.

×