“Ini tidak bisa diperbaiki dengan prosedur”... 5 rahasia perawatan kerutan di ‘tempat’ yang menunjukkan usia

| schedule masukan:

[Rahasia kulit awet muda]

Kulit leher tipis dan banyak bergerak sehingga kerutan dapat dengan mudah muncul. Foto=Clipart Korea

Kulit leher lebih tipis dan banyak bergerak dibandingkan wajah, sehingga lipatan kecil dapat dengan mudah mengeras. Sudut kepala yang membungkuk saat melihat smartphone atau posisi tertekan di bantal sepanjang malam dapat membuat kerutan semakin jelas seiring waktu. Terutama, kerutan leher sulit diperbaiki sepenuhnya dengan prosedur dermatologi, sehingga cara perawatan sehari-hari memiliki pengaruh yang lebih besar terhadap pemeliharaan elastisitas. Dengan sedikit mengubah kebiasaan hidup, kecepatan pembentukan kerutan dapat cukup diperlambat.

Meredakan ‘jejak lipatan’ dengan pelembap pagi

Di pagi hari, kulit leher cenderung menjadi sangat kering, jadi setelah mencuci wajah, tekan lembut krim dengan telapak tangan hangat untuk meredakan jejak lipatan sebelum terbentuk. Saat keluar, jika terpapar sinar matahari terlalu lama, pelindung kelembapan dapat dengan mudah rusak, jadi sebaiknya oleskan krim tipis hingga garis leher. Terutama, kulit leher memiliki sedikit minyak, sehingga kelembapan dapat menguap dengan cepat, jadi oleskan krim dalam jumlah kecil dua kali untuk menjaga kelembapan lebih lama. Jika produk rambut menempel pada kulit leher, itu bisa menyebabkan iritasi, jadi kebiasaan membersihkannya juga membantu.

Mengurangi tekanan ‘garis leher’ dengan mengangkat pandangan smartphone

Ketika melihat smartphone, bahkan sedikit membungkuk ke depan dapat membuat area yang sama terlipat berulang kali, sehingga kerutan semakin parah. Angkat layar ke posisi yang lebih dekat dengan ketinggian mata, dan periksa apakah telinga, bahu, dan panggul terhubung secara alami saat duduk untuk mengurangi tekanan pada garis leher. Miringkan sedikit kepala ke belakang untuk meregangkan kulit di depan, yang dapat melunakkan jaringan ikat yang kaku. Terutama, posisi berbaring saat melihat smartphone dapat menekan garis leher dengan dalam dan cepat membuat kerutan, jadi sebaiknya dihindari.

Di malam hari, rutinitas berfokus pada aliran daripada kontrol kekuatan

Di malam hari, ketegangan di sekitar leher cenderung menumpuk, jadi perawatan yang mempertahankan arah tertentu lebih efektif daripada tekanan yang kuat. Setelah mengoleskan krim atau minyak, angkat perlahan dari tulang selangka hingga di bawah dagu, lalu alirkan ke belakang telinga untuk meredakan bengkak dan ketegangan yang terakumulasi sepanjang hari. Menutupi leher dengan handuk hangat sebelum perawatan dapat membantu sirkulasi lebih mudah terbuka. Menggunakan formula yang mengurangi gesekan dapat dilakukan tanpa menarik kulit.

Menyesuaikan tinggi bantal untuk mengurangi ‘kerutan yang terbentuk semalaman’

Selama tidur, sulit untuk mengubah posisi, sehingga leher dapat terlipat berulang kali dan kerutan dapat mengeras. Jika bantal terlalu tinggi, dagu akan melipat ke dalam, membuat sudut lipatan semakin dalam, jadi saat berbaring, dagu dan leher harus dalam posisi yang alami. Melakukan gerakan ringan untuk meregangkan bagian depan leher sebelum tidur dapat mengurangi waktu membungkuk saat tidur dan mencegah terbentuknya kerutan baru. Sarung bantal yang terbuat dari bahan yang mengurangi gesekan akan meninggalkan sedikit lekukan.

Melonggarkan bahu dan otot trapezius untuk merapikan ‘garis leher’

Orang yang mudah mengalami kekakuan di bahu atau otot trapezius dapat mengalami pembengkakan lebih sering dan kehilangan elastisitas di kulit leher. Memutar bahu ke belakang dengan besar untuk melonggarkan area sekitar tulang belikat dapat membuat garis leher terlihat lebih panjang dan mengurangi ketegangan pada kulit. Gerakan mengusap lembut dari bawah telinga ke tulang selangka membantu sirkulasi dan mengurangi bengkak. Jika menggunakan komputer dalam waktu lama, melakukan kompres hangat secara singkat dapat dengan cepat mengurangi tekanan di sekitar leher.

×