
Rumah Sakit Hangang Sacred Heart Universitas Hallym (Direktur Heo Jun) mengumumkan pada 21 Oktober bahwa pihaknya telah menandatangani ‘Nota Kesepahaman tentang Pembangunan Sistem Pencegahan dan Penanganan Cedera Akibat Luka Bakar bagi Perusahaan Anggota Asosiasi KOSDAQ’ bersama Asosiasi KOSDAQ (Ketua Lee Dong-hoon) pada 20 Oktober di ruang konferensi penanganan luka bakar, lantai sembilan gedung utama rumah sakit.
Kedua lembaga menjalin kerja sama agar karyawan perusahaan anggota Asosiasi KOSDAQ, perusahaan afiliasi, dan perusahaan mitra yang mengalami kecelakaan luka bakar dapat segera dirujuk ke fasilitas medis khusus. Mereka juga akan menjalankan kegiatan pencegahan luka bakar bersama. Direktur Heo Jun, Ketua Lee Dong-hoon, dan perwakilan kedua lembaga menghadiri acara penandatanganan tersebut.
Berdasarkan kesepakatan itu, rumah sakit akan mendukung pelayanan medis bagi pasien luka bakar serta membangun dan mengoperasikan ‘hotline luka bakar’, yakni jalur komunikasi yang selalu tersedia bagi perusahaan anggota, agar pasien luka bakar berat dapat segera ditangani. Pada Agustus 2024, rumah sakit telah membuka hotline pasien luka bakar 24 jam melalui kanal KakaoTalk yang terhubung dengan unit gawat darurat.
Kedua lembaga juga akan bersama-sama mengadakan pendidikan keselamatan dan kesehatan kerja serta kampanye untuk mencegah luka bakar dan meningkatkan penanganan awal di tempat kerja. Tenaga medis rumah sakit akan menyediakan pengetahuan khusus yang dibutuhkan untuk pendidikan tersebut, sedangkan Asosiasi KOSDAQ akan menyampaikan informasi kepada perusahaan anggota mengenai keikutsertaan dalam pendidikan dan kampanye.
Direktur Heo Jun mengatakan, “Melalui kerja sama ini, kami telah menyiapkan sistem agar pasien dapat segera memperoleh perawatan khusus ketika terjadi kecelakaan luka bakar di perusahaan anggota Asosiasi KOSDAQ.” Ia menambahkan, “Ke depan, kami akan mendukung pendidikan pencegahan luka bakar dan bekerja sama agar pasien menerima perawatan yang dibutuhkan tepat waktu jika terjadi kecelakaan.”
Ketua Lee Dong-hoon mengatakan, “Kami berharap kerja sama ini benar-benar membantu perusahaan anggota mencegah cedera akibat luka bakar serta memperoleh dukungan medis yang cepat dan profesional ketika terjadi kecelakaan.” Ia menambahkan, “Kami akan bekerja sama erat dengan Rumah Sakit Hangang Sacred Heart Universitas Hallym untuk melindungi nyawa dan kesehatan karyawan, meningkatkan kemampuan merespons kecelakaan serius, serta menciptakan lingkungan usaha yang aman.”
Rumah Sakit Hangang Sacred Heart Universitas Hallym merupakan satu-satunya rumah sakit universitas di antara rumah sakit spesialis luka bakar yang ditunjuk oleh Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Korea Selatan. Rumah sakit ini melakukan lebih dari 2.700 operasi luka bakar setiap tahun dan mengoperasikan pusat terapi oksigen hiperbarik yang dapat menangani 36 pasien sekaligus.
