Penjualan ‘Kosmetik Rejuran’ Melonjak 51%… Mesin Pertumbuhan Baru PharmaResearch

| masukan:

Didorong meningkatnya permintaan layanan estetika medis dari warga asing serta perluasan kanal penjualan di luar negeri, kosmetik Rejuran tumbuh pesat

Grafik=diolah dengan ChatGPT
Grafik=diolah dengan ChatGPT

“Bukan hanya skin booster Rejuran. Kosmetik Rejuran juga menyusul di belakangnya.”

PharmaResearch mendongkrak kinerja dengan memperbesar bisnis kosmetik di tengah struktur usaha yang selama ini berpusat pada perangkat medis. Muncul penilaian bahwa perusahaan sedang memperkuat fondasi pertumbuhan di segmen kosmetik, seiring meningkatnya belanja estetika medis dari warga asing yang berkunjung ke Korea serta meluasnya jaringan distribusi global.

Pada tanggal 13, menurut Sistem Pengungkapan Elektronik, pendapatan PharmaResearch pada kuartal I tahun ini tercatat 146,1 miliar won, dengan laba operasional 57,3 miliar won. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu (pendapatan 116,9 miliar won, laba operasional 44,7 miliar won), pendapatan naik 24,9% dan laba operasional meningkat 28,1%.

Jika dilihat per segmen bisnis, perangkat medis termasuk skin booster Rejuran membukukan 79,5 miliar won dan menyumbang lebih dari separuh total pendapatan (54,4%). Berikutnya adalah kosmetik (28,9%·42,2 miliar won) dan obat-obatan (14,6%·21,4 miliar won), serta lainnya.

Perangkat medis masih menjadi bisnis utama, namun belakangan ini poros pertumbuhan perusahaan tampak bergeser ke segmen kosmetik. Pada kuartal I tahun ini, penjualan kosmetik melonjak 51,0% (naik 14,3 miliar won) dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencapai 42,2 miliar won dan memimpin pertumbuhan kinerja. Kenaikannya 2–3 kali lebih besar dibanding pertumbuhan obat-obatan (24,4%) maupun perangkat medis (14,4%).

Kosmetik PharmaResearch merupakan perluasan merek estetika medis Rejuran ke produk perawatan di rumah. Produk utamanya meliputi ampoule dan krim, esens, serta masker wajah. Analisis menunjukkan, seiring semakin banyaknya warga asing yang berkunjung ke Korea untuk mendatangi klinik dermatologi dan meningkatkan konsumsi layanan estetika medis, tingkat pengenalan merek kosmetik Rejuran pun ikut terdorong.

Menurut Shinhan Investment Corp., porsi belanja dermatologi terhadap total konsumsi wisatawan asing yang berkunjung ke Korea sebelumnya kurang dari 2%, namun mulai meningkat sejak 2023. Pada Maret tahun ini tercatat 6,9%, dan pada Desember tahun lalu mencapai level tertinggi 9,0%.

Dengan memperluas kanal penjualan di luar negeri, pendapatan kosmetik diperkirakan akan terus meningkat. Pada kuartal I tahun ini, PharmaResearch masuk ke Sephora, jaringan distribusi kosmetik global, di pasar Amerika Serikat dan Tiongkok. Di Asia Tenggara, penjualan melalui Shopee, platform e-commerce terbesar di kawasan, menunjukkan kinerja yang kuat.

Karena itu, muncul analisis bahwa pada kuartal II pun kinerja kosmetik akan sangat menentukan kinerja keseluruhan. Kim Hyun-seok, analis riset di Hyundai Motor Securities, menjelaskan, “Segmen kosmetik tumbuh tajam berkat dampak meningkatnya jumlah wisatawan asing yang berkunjung ke Korea, dan di luar negeri pun penjualan meluas melalui ekspansi kanal.” Ia menambahkan, “Di Amerika Serikat, selain kanal online yang sudah ada seperti Amazon, perusahaan juga memperluas kanal offline, dan pada paruh kedua tahun ini direncanakan masuk ke Costco dan Ulta, dan lain-lain.”

Dengan demikian, prospek kinerja tahunan juga cerah. DB Financial Investment memproyeksikan PharmaResearch membukukan pendapatan tahunan 660,0 miliar won dan laba operasional 263,0 miliar won tahun ini. Proyeksi Hyundai Motor Securities (pendapatan 666,0 miliar won, laba operasional 263,0 miliar won) maupun proyeksi Shinhan Investment Corp. (pendapatan 652,0 miliar won, laba operasional 263,8 miliar won) juga serupa. Tahun lalu, pendapatan PharmaResearch mencapai 536,0 miliar won dengan laba operasional 214,0 miliar won.

×