
Setiap memasuki musim semi, banyak orang merasa tubuh sangat berat sejak pagi; meski sudah tidur cukup, rasa lelah tetap tidak hilang. Pada awal musim semi, laju metabolisme basal meningkat sehingga kebutuhan vitamin dan mineral ikut bertambah. Jika asupan nutrisi tidak mencukupi dalam proses ini, dapat muncul gejala seperti mudah lelah, mengantuk, dan penurunan konsentrasi.
Khususnya April adalah periode ketika banyak makanan laut memasuki musim pemijahan sehingga kandungan gizinya menjadi paling melimpah. Kaya akan nutrisi yang terlibat dalam metabolisme energi seperti protein, taurin, dan zat besi, sehingga dapat membantu pemulihan kelelahan dan memperbaiki kondisi tubuh.
Gurita kecil (jukkumi)…kaya taurin, mengurangi kelelahan dan memulihkan stamina
Gurita kecil (jukkumi) memiliki kandungan taurin yang tinggi sehingga membantu fungsi hati dan berkontribusi melancarkan metabolisme energi. Taurin berperan dalam mengurangi penumpukan zat pemicu kelelahan, sehingga bermanfaat pada masa ketika tubuh mudah lelah. Selain itu, ini adalah makanan rendah lemak dan tinggi protein, sehingga dapat menambah protein tanpa terasa berat—cocok untuk musim semi saat aktivitas meningkat. Mengonsumsinya dengan cara direbus sebentar atau ditumis singkat dapat mengurangi kehilangan nutrisi sekaligus memberikan rasa yang ringan.
Ikan lidah (dodari)…ikan daging putih yang ringan untuk pencernaan, menu masa pemulihan
Ikan lidah (dodari) adalah ikan berdaging putih yang rendah lemak dan kaya protein, sehingga baik untuk menambah nutrisi tanpa membebani lambung. Komposisi asam aminonya baik dan dikenal sebagai bahan pangan yang dimanfaatkan saat membutuhkan pemulihan stamina. Keunggulannya, ikan ini relatif mudah dikonsumsi tanpa terasa berat, bahkan ketika nafsu makan menurun atau perut terasa tidak nyaman di musim semi. Jika diolah menjadi sup bening atau sup dengan tambahan mugwort (ssuk), cairan dan nutrisi dapat dipenuhi sekaligus.
Kerang pasir (bajirak)…zat besi·vitamin B12untuk memperbaiki rasa lesu
Kerang pasir (bajirak) kaya akan zat besi dan vitamin B12, yang berperan penting dalam pengangkutan oksigen dan proses pembentukan energi. Kekurangan zat besi dapat membuat seseorang mudah lelah, dan kerang pasir dapat membantu mencukupinya. Vitamin B12 juga terlibat dalam metabolisme energi sehingga berkontribusi menjaga vitalitas secara keseluruhan. Jika dimasak sebagai sup atau dikukus, daya serapnya baik dan beban pencernaan pun lebih ringan.
Ascidia (meongge)…membangkitkan selera makan dan cepat menambah energi
Ascidia (meongge) adalah makanan laut dengan aroma khas yang membantu mengembalikan selera makan yang menurun. Khususnya, ascidia kaya glikogen, yaitu sumber energi yang cepat dimanfaatkan tubuh, sehingga dapat membantu meredakan kelelahan yang menumpuk dan menambah vitalitas. Sebaiknya dikonsumsi dalam kondisi sesegar mungkin.