
Aktris Hollywood Demi Moore (63) kembali memamerkan tubuhnya yang tetap ramping.
Baru-baru ini, Demi Moore mengunggah video yang memperlihatkan kabar terbarunya di media sosial. Dalam video tersebut, Demi Moore mengenakan gaun biru tua dengan belahan di sisi. Postur tubuh dan kecantikannya yang sulit dipercaya untuk usia 60-an pun menarik perhatian.
Demi Moore diketahui telah menginvestasikan lebih dari 700 juta won untuk operasi plastik di berbagai bagian tubuh—wajah, lengan, kaki, dan lainnya—sejak 2007. Disebutkan rinciannya antara lain sedot lemak 330 juta won, pembesaran payudara 22 juta won, brow lifting 7,2 juta won, lifting lutut 10 juta won, serta dermabrasi wajah 20 juta won. Berikut ulasan tentang prosedur yang disebut-sebut pernah ia jalani.
Sedot lemak= Sedot lemak adalah prosedur untuk menghilangkan lemak membandel atau memperbaiki proporsi tubuh pada area seperti perut, paha, bokong, pinggang samping, dan lengan. Keunggulannya, lemak di area yang sulit diatasi hanya dengan diet dan olahraga dapat diangkat. Sedot lemak sangat populer di Amerika Serikat dan Brasil. Berdasarkan statistik American Society of Plastic Surgeons (ASPS), selama tiga tahun berturut-turut sejak 2021, prosedur yang paling banyak dilakukan adalah sedot lemak; pada 2023 saja, sekitar 350 ribu tindakan dilakukan.
Sedot lemak kerap terlihat seperti prosedur sederhana untuk menurunkan berat badan dan membentuk tubuh, tetapi sama sekali bukan tindakan yang sepele. Ada pula kasus pasien meninggal saat sedot lemak perut dilakukan oleh tenaga medis yang kurang berpengalaman. Penyebabnya, alat operasi menembus lapisan lemak yang lebih dalam dan melukai rongga perut. Sebaliknya, bila lemak disedot terlalu dangkal, dapat meninggalkan bekas seperti perlengketan dan permukaan kulit yang bergelombang. Karena itu, demi keamanan, tindakan oleh tenaga medis yang berpengalaman sangat diperlukan.
Lifting= Lifting berarti menarik kulit yang mengendur ke arah atas. Perubahan akibat penuaan kulit tidak hanya terjadi pada wajah. Prosedur ini juga dapat diterapkan pada leher, lengan, kaki, lutut, dan berbagai area lainnya. Lifting lutut yang disebut-sebut dijalani Demi Moore umumnya dilakukan ketika kerutan di lutut mengganggu sehingga sulit mengenakan bawahan pendek. Seiring penuaan, lutut dapat membentuk kerutan horizontal. Jika dilakukan tindakan lifting, elastisitas dan kerutan dapat membaik.
Alis juga cenderung turun seiring bertambahnya usia. Hal ini bukan hanya berdampak buruk pada kesan wajah, tetapi juga dapat menimbulkan berbagai masalah seperti penglihatan terasa kabur atau wajah tampak tidak simetris. Brow lifting merupakan salah satu jenis facelift, yaitu dengan melepaskan lapisan anatomi kulit di area mata, menariknya ke arah yang diinginkan, lalu menata ulang agar lebih kencang. Bentuk mata dapat terlihat lebih tegas dan segar. Perbaikan kerutan di antara alis, dahi, dan batang hidung juga dapat diharapkan.
Namun, pada prosedur lifting, kondisi kulit tiap orang, tingkat kekuatan, jumlah tembakan (shot), dan parameter lainnya harus disesuaikan secara tepat. Operasi pengangkatan alis memerlukan teknik tingkat tinggi: otot harus disayat secara presisi tanpa mengganggu saraf wajah. Jika kulit dahi tertarik terlalu berlebihan ke atas, ekspresi wajah bisa tampak melotot bahkan saat diam. Karena itu, diperlukan konsultasi yang memadai dengan dokter yang memiliki pengalaman operasi yang luas.
Pembesaran payudara= Operasi pembesaran payudara adalah tindakan membentuk payudara dengan memasukkan implan. Prosedur dilakukan dengan memasukkan implan setelah mempertimbangkan bentuk, ukuran, jenis, dan faktor lainnya. Setiap implan memiliki perbedaan dalam volume, sensasi saat disentuh, dan simetri. Karena itu, penting untuk menemukan implan yang sesuai dengan kondisi payudara masing-masing.
Ini juga merupakan operasi yang umum dilakukan di Korea Selatan, tetapi efek sampingnya harus dipahami dengan baik. Efek samping yang paling umum adalah kontraktur kapsular, yaitu ketika payudara terasa keras dan timbul nyeri. Hal ini terjadi karena tubuh menganggap implan sebagai benda asing dan memunculkan respons penyembuhan luka. Kapsul yang tebal terbentuk di sekitar implan sehingga payudara terasa keras saat disentuh. Kontraktur kapsular sering terjadi sekitar 4–8 bulan setelah operasi pembesaran payudara. Bahkan bila kontraktur kapsular tidak terjadi, tetap ada efek samping lain seperti implan pecah atau, seiring penuaan, cairan saline bocor keluar.
