Forum InterBiz dibuka di Jeju, bahas 1.500 peluang transaksi teknologi bio

| masukan:

Ketua Kim Jeong-jin dari Korea Drug Development Research Association menyampaikan pidato pembukaan pada 1 Juli dalam “The 24th InterBiz Bio Partnering&Investment Forum 2026”. Foto=Korea Drug Development Research Association

Ajang transaksi teknologi biohealth “The 24th InterBiz Bio Partnering&Investment Forum 2026” dibuka pada 1 Juli di Phoenix Island, Jeju.

Pada forum tahun ini, sekitar 2.100 peserta dari sekitar 630 perusahaan dan lembaga—termasuk perusahaan farmasi dan bio dari dalam dan luar negeri, universitas, lembaga riset, venture dan startup, lembaga investasi, serta instansi pemerintah—ikut ambil bagian. Penyelenggara menyebut, jumlah teknologi dan item prospektif yang dipublikasikan selama acara mencapai sekitar 1.500, yang menjadi skala terbesar sepanjang penyelenggaraan.

Forum InterBiz merupakan platform transaksi teknologi yang mempertemukan pemasok yang memiliki kandidat obat baru dan teknologi bio dengan perusahaan yang ingin mengadopsinya. Agar teknologi yang dimiliki lembaga riset, universitas, atau startup dapat berujung pada komersialisasi nyata, dibutuhkan proses untuk bertemu mitra yang akan mendorong pengembangan, investasi, dan komersialisasi secara bersama. Forum InterBiz menjadi ajang yang mempertemukan kebutuhan dan pasokan tersebut dalam satu tempat.

Tahun ini, sekitar 160 perusahaan berpartisipasi sebagai pihak peminat, termasuk perusahaan farmasi dan bio Korea seperti Dong-A Socio Holdings, Samsung Bioepis, Chong Kun Dang, Hanmi Pharmaceutical, GC Green Cross, LG Chem, dan SK Biopharmaceuticals, serta perusahaan farmasi multinasional seperti Eli Lilly dan BMS. Mereka akan mencari teknologi dan kandidat senyawa yang menjanjikan untuk pertumbuhan berkelanjutan dan perluasan bisnis baru.

Sebagai pemasok teknologi, sekitar 310 perusahaan dan lembaga—termasuk lembaga riset nasional dan publik, lembaga riset yang didanai pemerintah, institusi layanan kesehatan, unit kerja sama industri-akademia universitas, serta venture dan startup—ikut berpartisipasi. Mereka mengajukan capaian riset dan item komersialisasi yang dimiliki National Cancer Center, Korea Research Institute of Bioscience and Biotechnology, Samsung Medical Center, Seoul National University Hospital, Asan Medical Center, unit kerja sama industri-akademia dari universitas-universitas utama, serta perusahaan rintisan bio.

Suasana di lokasi “The 24th InterBiz Bio Partnering&Investment Forum 2026” yang digelar pada 1 Juli di Phoenix Island, Jeju. Foto=Korea Drug Development Research Association

Forum kali ini membahas bukan hanya bidang bio maju seperti obat-obatan, vaksin, imunoterapi kanker, serta terapi sel dan gen, tetapi juga produk kesehatan fungsional, perangkat medis, serta teknologi konvergensi digital-bio. Melalui sistem partnering daring sebelum acara, perusahaan peminat meninjau teknologi dan item terlebih dahulu, dan di lokasi Jeju mereka mencari mitra komersialisasi final melalui pertemuan negosiasi satu lawan satu.

Bersamaan dengan negosiasi transaksi teknologi, konsultasi komersialisasi juga digelar. Sekitar 130 perusahaan dan lembaga berpartisipasi dalam sesi konsultasi pada bidang yang dibutuhkan di seluruh proses R&D dan komersialisasi, termasuk investasi, penilaian teknologi, regulasi dan perizinan, paten dan hukum, kecerdasan buatan (AI) dan big data, serta CRO, CMO, dan CDMO.

Dalam pidato pembukaannya, Ketua Kim Jeong-jin dari Korea Drug Development Research Association mengatakan, “Industri biohealth domestik mencatat kinerja terbesar sepanjang sejarah dengan mencapai ekspor teknologi senilai sekitar 13 triliun won hanya pada paruh pertama tahun ini,” seraya menambahkan, “Untuk terus memperluas capaian ini, inovasi terbuka dan kemitraan strategis antara industri, akademisi, lembaga riset, venture, dan startup sangat penting.”

Ia melanjutkan, “Saya berharap Forum InterBiz, sebagai pusat gravitasi transaksi teknologi dan investasi, riset bersama, serta kerja sama global, dapat menjadi momentum yang mendorong penciptaan kinerja inovatif dan penguatan daya saing industri biohealth negara kita.”

Panitia penyelenggara Forum InterBiz menyatakan, acara ini dalam lima tahun terakhir membukukan capaian alih teknologi dan penghimpunan investasi senilai sekitar 151,4 miliar won. Acara tahun ini mengusung slogan “Mewujudkan kehidupan sehat melalui hiper-konektivitas dan hiper-kecerdasan biohealth lewat partnering” dan berlanjut di Jeju hingga tanggal 3.

×