4 Cara Memanfaatkan Obat Kumur yang Tidak Digunakan, Jangan Buang dan Gunakan 'Begini'

| masukan:

Efek Menghilangkan Bakteri dan Mengurangi Bau

Obat kumur tidak hanya terbatas untuk berkumur di mulut. Dari menghilangkan bau hingga pembersihan, jangkauan penggunaannya sangat luas. Foto=Getty Images Bank

Obat kumur sering kali dibiarkan jika tidak cocok untuk mulut. Terutama obat kumur dengan kandungan alkohol tinggi memberikan rangsangan yang kuat. Produk semacam ini sulit digunakan hingga habis dan biasanya tersisa di rak kamar mandi atau dalam laci seperti barang yang tidak berguna. Namun, obat kumur tidak hanya terbatas untuk berkumur di mulut. Dari menghilangkan bau hingga pembersihan, jangkauan penggunaannya sangat luas.

Efektif untuk Menghilangkan Bakteri pada Layar Smartphone, Pegangan Pintu, Remote, dll.

Obat kumur yang tersisa dapat digunakan untuk menghilangkan bakteri. Obat kumur mengandung alkohol dan klorheksidin yang berfungsi sebagai disinfektan untuk menekan bakteri. Dengan sedikit obat kumur yang dibasahi pada handuk kering, Anda dapat membersihkan layar smartphone dan secara efektif menghilangkan bakteri.

Layar smartphone yang digunakan setiap hari terpapar minyak wajah, minyak tangan, dan kosmetik, menciptakan lingkungan yang baik untuk pertumbuhan bakteri, dan diketahui terdapat sekitar 25.000 bakteri per inci persegi.

Membersihkan keyboard, tablet, pegangan pintu, remote, dll. dapat diharapkan memberikan efek sterilisasi. Bagian yang sulit dibersihkan dengan handuk dapat menggunakan cotton bud.

Dengan prinsip yang sama, obat kumur juga dapat digunakan untuk sikat gigi. Sikat gigi yang biasanya diletakkan di kamar mandi yang lembap adalah lingkungan yang baik untuk pertumbuhan bakteri. Tuangkan obat kumur secukupnya ke dalam cangkir hingga sikat gigi terendam, rendam bagian kepala sikat selama sekitar 1 menit, lalu bilas dengan air dan keringkan untuk menekan pertumbuhan bakteri.

Obat Kumur Juga Efektif untuk Membersihkan Kamar Mandi

Obat kumur juga berguna untuk membersihkan kamar mandi. Tuangkan sedikit obat kumur di sekitar wastafel yang mudah terkena noda air, biarkan selama sekitar 30 menit, lalu bersihkan. Alkohol dan bahan antibakteri akan memecah kotoran. Hal yang sama berlaku untuk toilet. Tuangkan sekitar 1/4 cangkir obat kumur ke dalam toilet, tunggu sekitar 30 menit hingga 1 jam, lalu gosok dengan sikat untuk mendapatkan efek pembersihan dan penghilang bau. Kelebihannya adalah meskipun hanya dibersihkan sedikit, tetap menjadi bersih.

Dengan sedikit obat kumur yang dibasahi pada handuk kering, Anda dapat membersihkan layar smartphone, remote, dll. secara efektif menghilangkan bakteri. Foto=Getty Images Bank

Obat kumur juga efektif untuk menekan bau dari tempat sampah. Tempat sampah yang berisi berbagai sampah pasti akan mengeluarkan bau tidak sedap. Untuk mencegahnya, letakkan koran atau tisu dapur di dasar tempat sampah, lalu basahi dengan obat kumur. Isi semprotan dengan obat kumur dan semprotkan sedikit.

Namun, jika obat kumur disemprotkan secara berlebihan pada koran, kelembapan dapat menyebabkan bau semakin parah, jadi perlu diperhatikan. Namun, metode ini hanya solusi sementara. Karena tidak menghilangkan sumber bau yang mendasar, penting untuk secara teratur mengosongkan dan membersihkan tempat sampah.

Metode menggunakan obat kumur untuk mengusir serangga juga terkenal. Campurkan air dan obat kumur dengan perbandingan 1:1 dalam semprotan, lalu semprotkan pada jendela atau jaring serangga untuk menghalau serangga. Serangga seperti lalat menghindari bau obat kumur. Namun, hindari menyemprotkan cairan ini langsung pada kulit hewan peliharaan. Kandungan alkohol dapat mengiritasi kulit.

×