
Aktris Hwang Shin-hye (62) mengungkapkan resep tteokguk yang istimewa.
Hwang Shin-hye baru-baru ini memasak tteokguk untuk saudara perempuannya, Jang Yoon-jung dan Jeong Ga-eun, yang baru saja mulai tinggal bersama, di KBS1 'Mari Hidup Bersama Hwang Shin-hye'.
Ketika Hwang Shin-hye membuat kaldu dengan bawang bombay, Jeong Ga-eun terkejut dan bertanya, "Apakah kita memasukkan bawang bombay ke dalam tteokguk?" Hwang Shin-hye menjawab, "Ini adalah rahasiaku. Jika ada bawang bombay, rasanya berbeda. Jika kaldu dibuat sehari sebelumnya dan dipanaskan, rasanya akan lebih enak. Aku percaya tteokgukku adalah yang paling enak."
Hwang Shin-hye menyelesaikan tteokguk dengan kaldu dari bawang bombay dan daging sapi, dan Jang Yoon-jung serta Jeong Ga-eun mengagumi, "Rasanya dalam sekali. Enak."
Sejak beberapa tahun lalu, Hwang Shin-hye telah memperkenalkan resep tteokguk bawang bombay. Dia juga pernah menyajikan tteokguk bawang bombay kepada pasangan dekatnya, Choi Myung-gil dan Kim Han-gil, yang mendapat pujian.
Hwang Shin-hye, yang dikenal sebagai "Kecantikan Komputer" di tahun 80-an, masih memiliki penampilan yang anggun dan tubuh ramping di usia 60-an, membuat banyak orang iri. Dia dengan cerdas menjaga pola makannya dengan mengonsumsi makanan sehat seperti teh lemon, minyak alpukat, apel dengan selai kacang, dan roti pisang telur. Mari kita lihat efek dari bawang bombay yang tidak terduga yang dimasukkan Hwang Shin-hye ke dalam tteokguk.

Sayuran Sehat: Bawang Bombay
Bawang bombay adalah sayuran yang sangat membantu kesehatan pembuluh darah, antioksidan, serta kesehatan gula darah dan usus. Ini adalah makanan yang baik untuk mencegah penyakit kardiovaskular dan mendukung kesehatan metabolisme secara keseluruhan. Kandungan airnya lebih dari 90%, dan kalori per 100g hanya sekitar 30kcal, sehingga tidak membebani diet. Mengandung vitamin C, kalium, kalsium, magnesium, serta sedikit protein dan serat makanan yang membantu kesehatan imun, tekanan darah, dan tulang.
Quercetin (flavonoid), allicin (senyawa belerang), dan inulin (serat makanan prebiotik) adalah komponen kunci fungsional. Quercetin dan senyawa belerang membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL) dan melebarkan pembuluh darah, mengurangi risiko aterosklerosis, hipertensi, dan penyakit jantung. Ini juga bermanfaat untuk mencegah penyakit kardiovaskular seperti infark miokard dan stroke dengan menurunkan viskositas darah dan menghambat pembentukan bekuan darah.
Bawang bombay kaya akan berbagai jenis antioksidan flavonoid yang membantu mengurangi radikal bebas dan menghambat kerusakan sel, serta mineral dan komponen aktif yang dapat meningkatkan resistensi insulin, membantu pengaturan gula darah, serta pencegahan dan pengelolaan diabetes. Vitamin C dan komponen antioksidan membantu fungsi imun, dan beberapa efek antimikroba juga baik untuk mencegah penyakit infeksi seperti flu. Selain itu, serat makanan seperti inulin memperlambat peningkatan gula darah dan memberikan rasa kenyang, serta sedikit menurunkan nafsu makan, membantu dalam pengelolaan berat badan. Serat prebiotik (seperti inulin) baik untuk memperbaiki lingkungan usus dan meredakan sembelit.
Bawang bombay mentah memiliki rasa pedas dan komponen terkait antibakteri dan pembuluh darah yang relatif kaya. Jika lambung lemah atau mengalami gejala refluks esofagus atau sindrom usus iritabel, mengonsumsi bawang bombay mentah dalam jumlah berlebihan dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan gas. Dalam kasus tersebut, lebih baik memasaknya. Mengonsumsi bawang bombay secara teratur dalam berbagai cara memasak sedikit demi sedikit setiap kali makan dapat membantu kesehatan kardiovaskular, usus, dan metabolisme.

Tteokguk dengan Bawang Bombay, Baik untuk Diet dan Gula Darah?
Secara umum, tteokguk adalah makanan yang dihindari saat diet. Ini disebabkan oleh kalori dan beban gula darah yang tinggi akibat karbohidrat dalam tteok. Namun, jika bawang bombay ditambahkan ke dalam tteokguk, quercetin dan kromium dalam bawang bombay membantu aktivitas insulin dan menghambat peningkatan gula darah, sehingga menurunkan GI (indeks glikemik) tteokguk, menjadikannya menu yang tidak membebani untuk diet dan pengelolaan gula darah. Dalam penelitian, ada kasus di mana kadar gula darah puasa turun dari 153mg/dL menjadi 127mg/dL saat mengonsumsi bawang bombay, dan menambahkannya ke dalam tteokguk membantu menstabilkan gula darah sambil memberikan rasa kenyang.
Kalori satu porsi tteokguk biasa yang didominasi tteok adalah sekitar 360-600kcal, sedangkan tteokguk diet yang mengurangi jumlah tteok dan menambahkan bawang bombay serta sayuran hanya sekitar 300-400kcal, dan jika diganti dengan tteok beras merah, tteok konjac, dll., dapat diturunkan hingga 250-350kcal. Memasaknya dengan kaldu tanpa lemak dapat lebih mengurangi kalori, dan menambahkan banyak sayuran rendah kalori seperti bawang bombay, jamur, dan daun bawang juga baik untuk pengelolaan berat badan. Jika bawang bombay ditumis terlebih dahulu untuk memberikan rasa manis pada kaldu, efek kesehatan pembuluh darah akan maksimal, dan jika direbus dengan tteok rendah kalori, jamur, dan sayuran, dapat meminimalkan lonjakan gula darah.