
Menjelang janji penting, munculnya luka di sekitar bibir bisa sangat merepotkan. Hal ini tampaknya disebabkan oleh stres dan kelelahan yang bertumpuk. Jika sebelumnya sudah diobati tetapi kambuh lagi, tentu akan menambah stres. Virus yang bersembunyi di dalam tubuh dapat menyebabkan luka di sekitar mulut saat tubuh kelelahan. Dalam istilah medis, ini termasuk virus herpes simpleks tipe 1. Mari kita pelajari lebih lanjut tentang penyakit ini.
Flu, saat kelelahan muncul luka di bibir...Apa itu virus herpes simpleks tipe 1?
Herpes simpleks adalah penyakit yang disebabkan oleh virus herpes simpleks yang menginfeksi kulit dan selaput lendir, biasanya menyebabkan munculnya vesikel (luka). Virus herpes simpleks terdiri dari tipe 1 dan tipe 2. Menurut data dari Pusat Pengendalian Penyakit, tipe 1 biasanya menginfeksi bagian atas pinggang, sedangkan tipe 2 menginfeksi bagian bawah pinggang, terutama area genital. Herpes simpleks tipe 1 biasanya menyebabkan luka di sekitar mulut saat flu atau tubuh kelelahan. Infeksi virus herpes simpleks tipe 2 lebih sering terjadi di area genital.
Mengapa sering kambuh...Meskipun luka hilang, virus tetap ada di jaringan saraf
Virus herpes simpleks, setelah terinfeksi, akan tetap berada di dalam tubuh meskipun luka telah hilang. Virus ini bersembunyi di jaringan saraf dan dapat kambuh saat stres, peradangan, penurunan kekebalan, atau luka terjadi. Virus ini hampir tidak menular melalui udara, tetapi dapat terinfeksi melalui kontak fisik dengan orang yang memiliki virus dalam cairan tubuh atau luka. Virus dapat menyerang melalui selaput lendir atau luka di kulit di area bibir, mulut, tenggorokan, serviks, dan konjungtiva mata.
Gatal di sekitar bibir sebagai gejala awal...Bagaimana cara menghadapinya?
Luka di bibir dapat muncul di hidung, dagu, pipi, dan selaput lendir mulut. Sebelum munculnya vesikel, gejala seperti gatal, rasa terbakar, dan nyeri dapat muncul, dan biasanya sembuh dalam waktu 6-10 hari tanpa meninggalkan bekas luka. Menurut data dari Pusat Pengendalian Penyakit, obat antivirus yang paling umum digunakan adalah asiklovir (acyclovir). Tersedia dalam bentuk tablet dan suntikan. Bagi orang dengan kekebalan yang sangat rendah, infus intravena dapat mengurangi waktu pemulihan, durasi nyeri, dan penyebaran virus.
Kambuh menjadi masalah...Jika ada tanda-tanda seperti gatal, segera lakukan pengobatan
Obat antivirus asiklovir memiliki efek pengobatan, tetapi tidak dapat mencegah kambuhnya. Luka di bibir memerlukan penanganan awal dan pengelolaan kekebalan yang baik. Jika ada gejala awal seperti gatal, harus dicurigai adanya luka di bibir. Karena terjadi melalui kontak langsung antara kulit dan kontak dengan sekresi, perlu berhati-hati terhadap penyebarannya. Mencuci tangan dengan baik dan menghindari kontak dengan sekresi dapat mencegah infeksi. Vaksin untuk mencegah infeksi virus herpes simpleks belum dikembangkan. Jika mengalami flu berat atau kelelahan yang tinggi, sebaiknya jangan memaksakan diri dan beristirahat.