
Choreographer Bae Yoon-jung, yang berhasil menurunkan 13kg, mengungkapkan rahasia makan ramen agar tidak cepat gemuk.
Bae Yoon-jung baru-baru ini makan ramen selama siaran langsung di Instagram. Dia mengatakan, “Karena saya sudah gemuk, saya menahan diri untuk tidak makan ramen,” dan “Ini benar-benar pertama kalinya saya makan setelah sekian lama.” Meskipun telah berhasil diet dan masih mempertahankan tubuh ramping, dia menyatakan, “Biasanya saya menghabiskan semuanya dalam waktu 5 menit, tetapi hari ini saya akan makan perlahan.” Apakah makan ramen perlahan seperti Bae Yoon-jung akan membuat kita tidak cepat gemuk?
Ramen dengan Kalori dan Kandungan Natrium Tinggi
Ramen adalah makanan yang harus dihindari saat perlu mengontrol berat badan. Satu bungkus ramen rata-rata mengandung sekitar 500kcal. Tepung terigu adalah karbohidrat olahan, sehingga dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah dan membuat kita mudah gemuk. Ketika kadar gula darah meningkat dengan cepat dan kemudian turun dengan cepat, otak menganggapnya sebagai kekurangan energi dan mengeluarkan hormon ghrelin yang merangsang nafsu makan, membuat kita merasa lapar. Rasa lapar yang palsu dapat menyebabkan konsumsi makanan lain dan mengulangi siklus buruk di mana kadar gula darah kembali meningkat.
Kandungan natrium dalam ramen juga perlu diperhatikan. Mengonsumsi natrium secara berlebihan dapat meningkatkan risiko hipertensi dan masalah kardiovaskular. Ini juga berkaitan erat dengan obesitas. Natrium meningkatkan kecepatan gerakan saluran pencernaan, sehingga makanan dicerna lebih cepat. Ini memicu rasa lapar dan mendorong kita untuk makan lebih banyak. Natrium memiliki sifat yang menahan lemak, sehingga menghambat penghilangan lemak tubuh.
Jika Ramen Dikunyah dengan Baik dan Dimasukkan Banyak Sayuran, Ini Dapat Membantu Diet
Bagaimana jika kita makan ramen perlahan seperti Bae Yoon-jung? Semakin lama kita mengunyah makanan, semakin sedikit jumlah yang kita konsumsi, yang membantu mengontrol berat badan. Makan perlahan juga mengaktifkan pusat kenyang, sehingga secara alami dapat mencegah makan berlebihan. Pusat kenyang tidak langsung berfungsi di awal makan, tetapi diaktifkan setelah sekitar 20 menit.
Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal internasional 《Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics》 menunjukkan bahwa peserta mengunyah makanan 100%, 150%, dan 200% lebih banyak dari biasanya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah makanan yang dikonsumsi ketika mengunyah 40 kali adalah 12% lebih sedikit dibandingkan ketika mengunyah 15 kali, terlepas dari bentuk tubuh. Kadar asupan energi dan hormon yang merangsang nafsu makan juga menurun. Penelitian ini melibatkan 40 orang dewasa Amerika.
Selain cara makan perlahan, mengurangi jumlah mie menjadi setengah atau menggantinya dengan mie konjac, mie tahu, dan lain-lain juga efektif. Sebagian besar kalori dalam ramen berasal dari mie. Menambahkan banyak sayuran seperti bawang dan tauge ke dalam ramen juga baik. Quercetin yang kaya dalam bawang dapat memecah trigliserida dan mengeluarkannya dari tubuh serta memperbaiki kadar kolesterol. Tauge kaya serat, sehingga meningkatkan rasa kenyang dan membantu diet. Tauge juga mengandung kalium yang membantu mengeluarkan natrium dari tubuh, dengan 298mg per 100g.
