"Hanya melembapkan tidak cukup"... "4 bahan ini" untuk menjaga elastisitas kulit, apa itu?

| schedule masukan:

[Rahasia kulit awet muda]

Jika kulit terasa kendur dan mengendur, Anda perlu memeriksa bahan kosmetik. Foto=Clipart Korea

Setiap kali melihat cermin, jika kulit terasa kendur dan mengendur, Anda harus memeriksa bahan kosmetik terlebih dahulu. Alasan mengapa elastisitas tidak kembali dengan mudah hanya dengan melembapkan seperti dulu ada di sini. Masalah kulit pada periode ini bukanlah kekeringan yang kering, tetapi "penurunan dukungan". Mari kita lihat 4 bahan yang sangat diperlukan dalam perawatan elastisitas kulit.

Kolagen | Mengisi volume kulit yang kendur

Kolagen adalah protein kunci yang membentuk lapisan dermis kulit, berfungsi sebagai struktur yang mendukung kulit dari dalam. Seiring bertambahnya usia, jumlah kolagen yang diproduksi dalam tubuh berkurang, menyebabkan kulit menjadi lebih tipis dan kendur semakin terlihat. Kolagen dalam kosmetik tidak diserap langsung ke dalam dermis, tetapi berkontribusi untuk menarik kelembapan dan membuat permukaan kulit terlihat kencang. Jika digunakan secara teratur pada tahap serum atau krim, ini membantu membangun dasar elastisitas yang tidak mudah kendur.

Pepida | Secara perlahan meningkatkan kepadatan kulit

Pepida adalah bahan yang mengirimkan sinyal bahwa kulit membutuhkan sintesis protein, secara bertahap memperbaiki lingkungan kulit yang laju regenerasinya melambat. Ini lebih dekat dengan cara secara perlahan meningkatkan kepadatan dan aliran elastisitas kulit daripada memberikan pengangkatan instan. Relatif tidak mengiritasi, sehingga baik digunakan dalam rutinitas harian pagi dan malam, dan jika digunakan pada tahap esensi atau ampul, efeknya terasa lebih tinggi. Jika digunakan untuk perawatan sebelum elastisitas menurun secara signifikan, ini dapat dilakukan tanpa beban.

Retinol | Merapikan garis dan kerutan kecil secara bersamaan

Retinol adalah bahan fungsional yang terkenal yang mempercepat pergantian kulit dan secara langsung merangsang produksi kolagen. Ketika kulit mengendur dan garis halus serta tekstur yang tidak teratur muncul bersamaan, efek yang dirasakan sangat besar. Namun, ada kemungkinan iritasi, jadi sebaiknya mulai dengan produk konsentrasi rendah hanya di malam hari. Pada awal penggunaan, mungkin ada reaksi kekeringan atau pengelupasan, jadi perawatan pelembapan dan menenangkan harus dilakukan bersamaan. Setelah masa adaptasi, Anda dapat mengharapkan perbaikan elastisitas dan tekstur kulit secara bersamaan.

Sereamide | Perawatan barrier yang mencegah keruntuhan elastisitas

Elemen yang sering diabaikan dalam perawatan elastisitas adalah barrier kulit. Sereamide adalah komponen kunci dari lipid lapisan stratum corneum, yang mencegah kehilangan kelembapan dan memperlambat laju penipisan dan pengenduran kulit. Jika barrier kulit rusak, tidak peduli seberapa baik bahan elastis yang digunakan, efeknya tidak akan bertahan lama. Sereamide membantu bahan fungsional seperti pepida atau retinol tetap stabil di kulit, meningkatkan kemampuan untuk mempertahankan elastisitas. Jika kulit mudah kering dan runtuh tanpa daya, ini adalah bahan yang harus diperiksa pada tahap krim.

Pemeriksaan saat penggunaan | Lebih baik mematuhi urutan dan jarak daripada menggunakan banyak

Bahan elastisitas tidak harus digunakan dengan kuat atau banyak. Terutama retinol, semakin sering atau semakin tinggi konsentrasinya, dapat menyebabkan pengelupasan, rasa terbakar, dan kemerahan, jadi aman untuk memulai dengan penggunaan malam 2-3 kali seminggu. Jika pepida dan retinol digunakan dalam rutinitas yang sama, iritasi dapat terakumulasi tergantung pada kondisi kulit, jadi sebaiknya beri jarak antar tahap. Jika kulit menjadi sensitif, lebih baik melakukan pemulihan barrier dan pelembapan terlebih dahulu daripada menggunakan bahan fungsional, ini adalah cara yang paling realistis untuk menjaga elastisitas dalam jangka panjang.

×