“Apakah Kolagen Hanya untuk Kulit?”… Kini Era ‘Kolagen Fungsional’ yang Merawat Rambut!

| schedule masukan:

‘Kolagen Tripeptida’ yang Meningkatkan Lapisan Dermis Kulit

“Apakah Kolagen Hanya untuk Kulit?”… Kini Era ‘Kolagen Fungsional’ yang Merawat Rambut! 
Kolagen tidak hanya berpengaruh pada kulit tetapi juga memiliki dampak penting pada kulit kepala dan rambut. Foto=Shutterstock

Seiring bertambahnya usia, kulit di cermin tidak seperti dulu. Ketika elastisitas menurun dan garis halus mulai terlihat, minat terhadap suplemen kolagen secara alami meningkat. Baru-baru ini, penelitian menunjukkan bahwa ‘kolagen yang dapat dimakan’ membantu dalam perawatan rambut selain kulit. Kolagen dikenal sebagai bahan yang baik untuk kulit, tetapi sebenarnya juga mempengaruhi kulit kepala dan rambut. Mari kita lihat berbagai manfaat dan cara memilih kolagen fungsional. 

Kolagen Menghubungkan Kulit hingga Rambut 

Kolagen adalah komponen kunci yang menentukan elastisitas dan kepadatan lapisan dermis kulit, yang ada di seluruh tubuh dan berperan dalam menjaga kilau, kekuatan, dan elastisitas kulit kepala dan rambut. Kolagen yang menyusun 90% dari lapisan dermis berkurang 1% setiap tahun mulai dari usia dewasa, dan setelah usia 40-an, laju pemecahan meningkat, menyebabkan kulit menjadi lebih tipis dan elastisitas menurun. Perubahan ini juga dapat terjadi pada kulit kepala dan rambut. Ini karena folikel rambut, unit dasar pembentuk rambut, berada di lapisan dermis. Pada akhirnya, kulit kepala juga adalah kulit, sehingga penuaan kulit dapat berujung pada penuaan kulit kepala. 

Perbedaan Struktur Molekul Mempengaruhi Efisiensi… ‘Kolagen Tripeptida’ yang Meningkatkan Lapisan Dermis 

Kolagen memiliki efisiensi pemanfaatan yang berbeda dalam tubuh tergantung pada strukturnya. Khususnya, kolagen tripeptida yang terdiri dari tiga asam amino (Gly-Pro-Hyp) diketahui memiliki struktur yang sama dengan kulit kita, sehingga tingkat pencapaiannya di dalam tubuh tinggi. 

Kolagen peptida rendah molekul dengan struktur tripeptida menunjukkan hasil uji coba pada manusia yang menunjukkan peningkatan kepadatan dermis sebesar 266% setelah 4 minggu konsumsi, dan peningkatan ketebalan dermis sebesar 548%, menunjukkan bahwa indikator terkait lapisan dermis meningkat secara signifikan. Lapisan dermis berfungsi sebagai penyangga struktur kulit dan merupakan kunci untuk menjaga elastisitas. Peningkatan kepadatan dermis berarti bahwa susunan serat kolagen menjadi lebih rapat dan kepadatan meningkat, yang dapat memberikan dampak positif pada berbagai indikator kulit seperti elastisitas, kilau, dan kerutan. 

Ruang lingkup fungsi kolagen yang dapat dimakan semakin meluas. Foto=Clipart Korea

Dari Kulit hingga Sendi hingga Rambut… Kolagen ‘Fungsional 4-Lapis’ Pertama di Dalam Negeri 

Kolagen yang dapat dimakan sebelumnya berfokus pada fungsi kulit, tetapi baru-baru ini ruang lingkup fungsinya telah meluas dan menjadi bahan yang diperhatikan untuk perawatan kesehatan seluruh tubuh. Di antara ini, kolagen peptida rendah molekul tidak hanya memiliki fungsi meningkatkan kilau dan elastisitas rambut, tetapi juga telah diakui sebagai bahan ‘fungsional 4-lapis’ pertama oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan di dalam negeri. Dalam uji coba pada manusia, efek perbaikan terkonfirmasi pada berbagai indikator rambut seperti △kilau △elastisitas △kepadatan △tingkat kepuasan, sehingga dinilai sebagai kolagen fungsional baru yang memenuhi kebutuhan konsumen yang ingin merawat kulit dan rambut secara bersamaan. 

25 Tahun Pengalaman Riset… Membedakan dengan Bahan Fungsional yang Diakui Secara Individu 

Kolagen peptida rendah molekul adalah bahan yang diakui secara individu oleh perusahaan suplemen kesehatan Nutri yang memiliki lebih dari 50 paten di dalam dan luar negeri, dengan produk unggulannya adalah Evercollagen. Nutri telah memperluas fungsionalitas dari kulit, sendi, hingga rambut berdasarkan 25 tahun penelitian kolagen. Selain itu, mereka menjaga kesegaran bahan dan mengelola kualitas produk secara stabil dengan sistem yang menyelesaikan seluruh proses dari pemilihan bahan mentah hingga ekstraksi dan pengolahan dalam waktu 24 jam. 

Fungsionalitas dan Hasil Klinis yang Teliti… Memilih Kolagen, Standarnya Harus Lebih Ketat 

Di pasaran terdapat berbagai produk kolagen, tetapi tidak semuanya memiliki fungsionalitas yang sama. Para ahli menekankan bahwa saat memilih produk, harus memeriksa bersama-sama ▲apakah fungsionalitas diakui ▲hasil uji coba pada manusia terkait dermis ▲kemampuan pengembangan bahan mentah. Memilih suplemen kesehatan yang memiliki item fungsional yang jelas tertera akan memungkinkan perawatan yang lebih efektif.  

Jika Anda khawatir tentang penuaan kulit dan penurunan kilau serta kekuatan rambut secara bersamaan, menggunakan bahan yang telah teruji fungsionalitasnya dan memilih produk dari merek yang memiliki basis penelitian yang kuat dapat menjadi solusi yang lebih dapat diandalkan. 

×