“Apakah Smartphone Menentukan ‘Usia Kulit’?”…Hanya Menghindari ‘Posisi Ini’ Bisa Membuat Terlihat Lebih Muda?

| schedule masukan:
Posisi saat menggunakan smartphone mempengaruhi 'usia kulit'. Foto=Clipart Korea

Setiap kali ada waktu, kita cenderung melihat smartphone, namun kebiasaan ini tidak banyak diketahui dapat mempengaruhi ‘usia kulit’ wajah. Semakin sering melihat layar, kepala secara perlahan akan menunduk dan garis-garis halus akan muncul berulang kali di arah yang sama. Ketika pola kecil ini menumpuk, lekukan akan terjaga terlepas dari ekspresi, sehingga mudah terlihat lebih tua dari usia sebenarnya. Hanya dengan mengubah posisi melihat smartphone, garis wajah dan kesan kulit bisa berubah.

‘Melihat Terlalu Dekat ke Layar’ → Area Sekitar Mata dan Pipi Menjadi Lelah

Jika smartphone diletakkan sangat dekat dengan wajah, otot di sekitar mata bergerak berulang kali dalam jangkauan yang sempit, menyebabkan kelelahan menumpuk dalam waktu singkat. Perubahan pertama yang muncul adalah ‘tekstur kasar di sekitar mata’ dan ‘kesan tampak kusam di sekitar pipi’. Penelitian juga menunjukkan bahwa jarak layar dapat memberikan pengaruh yang lebih besar terhadap ketegangan di sekitar wajah. Hanya dengan sedikit menjauh, tekanan di sekitar mata berkurang dan kesan lelah terasa berkurang.

‘Melihat dengan Kepala Menunduk’ → Bagian Bawah Rahang Terlihat Lebar

Jika posisi kepala terus menunduk, batas antara leher dan rahang yang jelas akan tertekan dan terlihat menyebar dalam bentuk diagonal. Jika pola ini berulang, area di sekitar rahang bawah akan terlihat seolah-olah secara alami melebar, membentuk ‘kesan wajah yang lebih lebar’. Saat melihat smartphone, jika sedikit menarik rahang ke atas, bentuk bagian bawah wajah akan lebih dekat dengan garis aslinya. Sudut kecil pun dapat mempengaruhi kontur wajah lebih besar dari yang diperkirakan.

‘Menggunakan dengan Pandangan Menurun’ → Garis Ekspresi Tanpa Ekspresi Terjaga

Jika pandangan diarahkan ke bawah, otot di sekitar mulut akan tetap dalam keadaan sedikit tegang. Jika ketegangan ini berlangsung lama, meskipun sebenarnya tidak berekspresi, akan mudah terbentuk ‘garis dasar’ seolah-olah sudut mulut menurun. Saat melihat smartphone, jika mengangkat pandangan hingga sejajar dan menarik rahang ke belakang, kecepatan garis tanpa ekspresi ini terjaga dapat diperlambat. Begitu arah pandangan berubah, ketegangan di bagian bawah wajah akan berubah secara signifikan.

‘Posisi Bahu Menunduk ke Depan’ → Pembengkakan Wajah

Jika melihat layar dalam waktu lama dengan bahu menunduk ke depan, ruang di depan dada akan tertutup dan sirkulasi menuju wajah menjadi lemah. Jika keadaan ini berlangsung lama, perubahan yang membuat wajah terlihat berat dan kusam akan muncul. Dengan sederhana menarik bahu ke belakang dan membuka rongga dada, tekanan yang naik ke wajah berkurang dan aliran darah terasa lebih lancar. Alasan mengapa pembengkakan wajah berkurang ketika bahu lebih dulu dilonggarkan dibandingkan leher ada di sini.

Hanya dengan Mengubah Posisi, Kecepatan ‘Penuaan Wajah’ Berubah

Jika smartphone diangkat hingga setinggi mata dan rahang ditarik ke dalam, lipatan di depan leher akan hilang dan garis wajah secara keseluruhan menjadi lebih alami. Dengan membungkukkan kepala ke belakang setiap 20-30 menit untuk melonggarkan leher, leher yang kaku sepanjang hari akan menjadi lebih lembut dan garis rahang menjadi lebih nyaman. Menjauhkan smartphone sebelum tidur dan melonggarkan otot wajah sedikit banyak dapat mengurangi kelelahan wajah di pagi hari. Perubahan posisi lebih cepat mengurangi tanda-tanda penuaan dari yang diperkirakan.

×