Kaki Babi dan Kulit, Apakah Benar Efektif?... Cara Mengonsumsi 'Kolagen' dengan Benar untuk Kulit yang Kenyal

| schedule masukan:
Untuk kesehatan kulit, kolagen dan vitamin C harus dikonsumsi bersama. Foto=Clipart Korea

Kolagen yang dikenal sebagai komponen kunci untuk kesehatan kulit disebut sebagai 'pelembap yang dapat dimakan'. Namun, meskipun dikonsumsi dalam jumlah banyak, jika tingkat penyerapan dalam tubuh rendah, efeknya akan minimal. Kolagen adalah sejenis protein, dan efisiensinya bervariasi tergantung pada ukuran molekul, nutrisi pendamping, dan waktu konsumsi. Kebiasaan yang membantu penyerapan dan sintesis lebih penting daripada hanya 'kolagen yang dapat dimakan'. Mari kita lihat cara mengonsumsi kolagen yang dapat mencapai ke dalam kulit.

Harus dikonsumsi bersama vitamin C untuk mempercepat sintesis

Kolagen harus bergabung dengan vitamin C di dalam tubuh agar strukturnya stabil. Jika vitamin C kurang, kolagen yang dikonsumsi tidak dapat disintesis kembali menjadi jaringan kulit. Makan buah dan sayuran yang kaya vitamin C seperti lemon, jeruk, paprika, dan kiwi bersama-sama, atau memilih suplemen kombinasi kolagen dan vitamin C adalah cara yang efektif. Dalam penelitian klinis, ada hasil yang menunjukkan bahwa konsumsi kolagen + vitamin C secara bersamaan dapat meningkatkan elastisitas dan kelembapan kulit.

Suplemen kolagen lebih baik daripada kaki babi dan kulit

Kaki babi, kulit babi, dan kaki ayam juga kaya kolagen, tetapi sebagian besar dalam bentuk 'kolagen yang tidak larut'. Kolagen dari makanan hewani mungkin memiliki tingkat pemanfaatan yang rendah dalam tubuh, dan untuk efisiensi, disarankan untuk mengonsumsi dalam bentuk molekul kecil atau dengan nutrisi kompleks. Sebaliknya, 'peptida kolagen' yang telah melalui proses hidrolisis memiliki tingkat pemanfaatan yang tinggi dalam tubuh, dan ada penelitian yang menunjukkan bahwa jika dikonsumsi secara teratur selama lebih dari 4 minggu, kelembapan kulit meningkat lebih dari 20%. Dengan kata lain, mengonsumsi kolagen dalam bentuk bahan fungsional mungkin lebih efisien dalam penyerapan dibandingkan dengan makanan.

Kolagen molekul kecil, ukuran molekul mempengaruhi penyerapan

Kolagen dengan berat molekul yang lebih besar sulit diserap dalam tubuh. Penelitian menunjukkan bahwa 'peptida kolagen molekul kecil' di bawah 1000Da memiliki tingkat penyerapan yang relatif lebih tinggi dibandingkan kolagen biasa (300.000Da). Semakin kecil molekulnya, semakin cepat diserap dalam bentuk asam amino di usus halus, sehingga memiliki kemungkinan besar untuk mencapai lapisan dermis kulit. Saat ini, banyak produk molekul kecil dalam bentuk jelly, bubuk, dan minuman, tetapi pastikan untuk memeriksa label yang menunjukkan di bawah 1000Da.

Efektif jika dikonsumsi dalam keadaan perut kosong atau sebelum tidur

Tingkat penyerapan kolagen dalam tubuh bervariasi tergantung pada waktu. Segera setelah makan, sekresi asam lambung meningkat sehingga pemecahan protein menjadi lebih cepat, sehingga waktu terbaik untuk penyerapan adalah dalam keadaan perut kosong atau satu jam sebelum tidur. Selama tidur, regenerasi sel kulit dan sintesis kolagen berlangsung aktif. Jika Anda secara teratur mengonsumsi minuman kolagen atau jelly sebagai rutinitas malam, Anda dapat mengharapkan efek perbaikan tekstur kulit dalam jangka panjang.

Harus diimbangi dengan protein, hidrasi, dan rutinitas tidur

Kolagen tidak bekerja sendiri. Jika asupan protein secara keseluruhan kurang atau tidur tidak teratur, efisiensi sintesis dalam tubuh akan menurun. Asupan protein harian yang tepat adalah lebih dari 1g per kg berat badan, dan diperlukan asupan cairan lebih dari 1,5L per hari. Hormon pertumbuhan yang disekresikan selama tidur membantu pemulihan kulit, sehingga tidur yang cukup menjadi 'rutinitas kecantikan dalam yang lebih kuat daripada pelembap'.

×